Polda Sumbar Selidiki Kepemilikan Empat Bom Rakitan Siswa MAN 3 Padang

Share

Aparat kepolisian mengungkap temuan empat buah bom rakitan yang dibawa oleh seorang siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang, Sumatera Barat pada Kamis (16/7/2026). Satu dari empat bom tersebut dilaporkan telah meledak dengan daya ledak yang rendah. Pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi telah dilakukan oleh pihak berwajib guna mendalami peristiwa ini, seperti dilansir dari Detikcom.

Saksi-saksi yang dimintai keterangan meliputi pihak sekolah seperti guru dan petugas keamanan, pelaku sendiri, serta warga lain yang mengetahui kejadian. Pihak kepolisian saat ini memfokuskan upaya pemulihan psikologis terhadap pelaku anak berinisial R. Tindakan tersebut diambil menyusul adanya dugaan bahwa pelaku mengalami tekanan mental yang berat setelah menjadi korban perundungan di lingkungan sekolahnya.

"Berdasarkan hasil koordinasi dengan Brimob, polisi menemukan satu bom rakitan yang telah meledak dan tiga bom rakitan lainnya yang belum sempat diledakkan. Jadi satu yang sudah meledak di MAN 3, dan ada tiga lagi yang belum meledak," kata Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Susmelawati Rosya.

Kepolisian juga memastikan proses pendampingan mental tetap berjalan beriringan dengan penyidikan kasus hukum. Pelaku anak dinilai membutuhkan penanganan khusus karena turut mengalami trauma akibat situasi sosiologis yang dihadapinya. "Fokus kita saat ini melakukan rehabilitasi terhadap anak tersebut dan memberikan pendampingan.

Walaupun dia pelaku, dia juga syok dengan kejadian ini. Dia juga korban karena tertekan secara psikologis akibat dugaan bullying," ujar Susmelawati Rosya.

Langkah penanganan lanjutan kini dikoordinasikan bersama pemerintah daerah serta instansi terkait demi menjamin masa depan pendidikan pelaku anak. Di saat yang sama, proses hukum terhadap kasus kepemilikan bom rakitan ini tetap berjalan dan ditangani oleh Polresta Padang.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author