Mobil Klinik Hewan Keliling Jakarta Selatan Layani Warga di Jagakarsa

Share

Layanan kesehatan hewan kini semakin dekat dengan masyarakat Jakarta Selatan melalui pengoperasian mobil klinik hewan keliling. Berdasarkan pantauan, armada medis ini tengah memberikan pelayanan di halaman Kantor Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa.

Klinik portabel ini menggunakan unit truk dengan boks besar yang telah dimodifikasi menjadi ruang pemeriksaan dan tindakan medis. Fasilitas ini hadir untuk memberikan kemudahan bagi pemilik hewan peliharaan, seperti dilansir dari Detikcom.

Bagian luar kendaraan yang berwarna putih dan biru tersebut menampilkan informasi tarif pemeriksaan, operasi ringan, hingga pemindaian ultrasonografi (USG). Area tunggu dan pendaftaran diletakkan di luar mobil dengan dilengkapi kanopi pelindung.

Ruang pemeriksaan terletak di area boks belakang kemudi. Di dalam ruangan ber-AC tersebut, tersedia meja, kursi, jendela, serta berbagai peralatan medis penunjang tindakan kesehatan.

Fasilitas medis di dalamnya meliputi pet incubator, alat biokimia darah, hematologi, mikroskop, mesin anestesi inhalasi, tabung oksigen, nebulizer, hingga perangkat USG.

Dokter Hewan yang bertugas, Adittya Nugraha, menjelaskan bahwa klinik keliling ini dirancang dengan keunggulan yang tidak kalah dari fasilitas stasioner, terutama dalam menangani kondisi darurat.

"Bisa melakukan tindakan emergency, baik itu emergency-nya. Namun beberapa kasus yang sudah tidak bisa terbantu, kita rujuk ke klinik yang terdekat. Kemudian buat kelebihan lainnya paling pastinya di harga yang sangat terjangkau, bisa kita lihat juga baik di depan tadi ada juga secara pemeriksaan lab atau pemeriksaan hewannya itu kita harganya lebih terjangkau. Jadi buat masyarakat bisa datang dan kita sekarang juga buat vaksin rabies kita gratis," kata Adittya.

Tantangan Operasional di Ruang Terbatas

Meskipun memiliki peralatan lengkap, operasional di dalam mobil boks menyajikan tantangan tersendiri bagi tenaga medis. Adittya mengakui adanya kekhawatiran terkait keamanan perangkat sensitif saat menangani hewan yang tidak kooperatif.

"Tantangan di mobil yang sempit-sempitan mungkin lucu ya kayak kalau kucingnya 'reog', kita juga berhadapan dengan alat lab yang sangat lengkap di sini. Itu otomatis kalau sebisa mungkin hewannya sereog apa pun kita harus pegang, nggak boleh dilepas," jelasnya.

"Kalau dilepas lebih takutnya ke alat-alatnya, takut nantinya kena tendang atau kena digoyang aja alat-alatnya juga bisa kayak ada alat hematologi itu ada cairannya di atas mejanya juga, jadi takutnya tumpah, jadi nanti takut korsleting," ucapnya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelumnya meresmikan lima unit mobil klinik hewan keliling yang disebar ke lima wilayah kota administrasi. Layanan ini menawarkan cek darah, USG, vaksinasi, hingga sterilisasi dengan tarif terjangkau.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author