Harga BBM Pertamina 16 Juli 2026 Masih Stabil di Seluruh Wilayah

Share

Dikutip dari Moladin, PT Pertamina (Persero) belum melakukan penyesuaian tarif untuk seluruh produk bahan bakarnya hingga pertengahan bulan ini. Kebijakan harga per 16 Juli 2026 masih mengacu pada ketetapan yang berlaku sejak awal Juli. Langkah penyesuaian terakhir kali diterapkan pada awal Juli untuk beberapa varian nonsubsidi seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Sementara itu, untuk jenis Pertamax serta Pertamax Green 95, nominal tarifnya tidak mengalami perubahan sejak pertengahan Juni lalu. Masyarakat di area Pulau Jawa saat ini masih menggunakan patokan nominal yang sama dengan periode awal bulan. Seluruh jenis bahan bakar, baik yang mendapatkan subsidi dari pemerintah maupun nonsubsidi, belum mengalami pergeseran nilai jual.

Untuk jenis produk subsidi seperti Pertalite dan Biosolar, nilainya tetap bertahan pada angka yang sama di seluruh stasiun pengisian. Konsumen dapat mencermati detail nominal untuk wilayah ini melalui tabel yang telah dirilis.

Daftar Harga BBM Pertamina per 16 Juli 2026 Wilayah Pulau Jawa
Jenis BBM Harga
Rp10.000/liter Rp6.800/liter
Rp16.250/liter Rp16.150/liter
Rp17.000/liter Rp19.300/liter
Rp19.700/liter Rp21.150/liter

Perbedaan Nilai Jual Antarwilayah di Indonesia

Nominal tarif niaga produk Pertamina di luar area Jawa memiliki variasi tersendiri. Ketidakseragaman ini disebabkan oleh komponen biaya pengiriman, kondisi geografis masing-masing daerah, hingga persentase Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).

Kawasan dengan status Free Trade Zone (FTZ) seperti Sabang dan Batam mendapatkan regulasi tarif khusus yang cenderung lebih rendah. Skema pengelompokan wilayah pemasaran ini menjadi instrumen utama dalam penentuan nominal akhir di tingkat stasiun pengisian.

Daftar Lengkap Harga per Daerah

Berikut adalah rincian nominal yang berlaku di beberapa wilayah pemasaran Indonesia di luar Pulau Jawa. Konsumen di area Sumatera Utara memiliki patokan yang setara dengan wilayah Papua untuk beberapa jenis produk nonsubsidi.

Wilayah Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau menerapkan tarif Pertamax senilai Rp17.000 per liter. Nominal ini menjadi yang tertinggi dibandingkan dengan kawasan lain seperti Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, hingga Bali dan Nusa Tenggara.

Untuk area Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua, tarif Pertalite dan Biosolar Subsidi tetap dipatok seragam secara nasional. Pergerakan angka-angka ini menjadi instrumen penting bagi para pemilik kendaraan dalam merancang estimasi pengeluaran operasional.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author