Indonesia dan Spanyol Sepakat Perkuat Kerja Sama Budaya
Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon bertemu dengan Menteri Kebudayaan Spanyol Ernest Urtasun di Madrid, Spanyol pada Rabu (15/7) untuk memperkuat kerja sama kebudayaan bilateral sekaligus mendukung pelindungan warisan budaya Palestina.
Pertemuan yang berlangsung di sela-sela International Conference on the Reconstruction of Cultural Sector in Palestine tersebut turut membahas inisiatif pembentukan International Alliance for the Protection of Palestinian Culture, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Fadli Zon menyampaikan bahwa pelestarian identitas kebudayaan merupakan elemen krusial bagi peradaban serta hak asasi suatu bangsa, di mana langkah proaktif Spanyol dalam isu ini sangat diapresiasi.
"Indonesia adalah negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia. Namun bukan hanya karena faktor tersebut, dukungan terhadap perjuangan Palestina datang dari pemerintah, parlemen, dan masyarakat Indonesia secara luas," tegas Fadli Zon, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia.
Pembaruan Nota Kesepahaman (MoU) kebudayaan dinilai penting oleh Fadli sebagai landasan kerja sama baru, terutama untuk membuka peluang kolaborasi industri kreatif sektor perfilman kedua negara.
"Indonesia dan Spanyol memiliki peluang besar untuk mengembangkan kerja sama budaya, khususnya di bidang industri film. Kami mengusulkan kemudahan skema koproduksi bagi sineas kedua negara. Selain itu, kita dapat mengembangkan skema matching fund atau dana padanan untuk mendukung para pembuat film," ungkap Fadli Zon, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia.
Selain dihadiri kedua menteri, forum bilateral ini turut didampingi oleh Duta Besar RI untuk Spanyol Muhammad Najib dan Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan Endah Retnoastuti dari pihak Indonesia.
Menteri Kebudayaan Spanyol Ernest Urtasun menyambut positif gagasan tersebut dan berkomitmen mendukung perluasan jejaring sinema luar negeri lewat partisipasi karya sineas Indonesia pada festival-festival di Spanyol.
"Kita perlu menjajaki peluang untuk mengundang film-film Indonesia agar berpartisipasi dalam festival tersebut. Sektor perfilman dapat menjadi salah satu bidang prioritas dalam kerja sama kedua negara," ujar Ernest Urtasun, Menteri Kebudayaan Spanyol.
Delegasi Spanyol yang diwakili oleh Deputy Director for International Relationships Rafael Iborra dan Chief of the Minister's Cabinet María Corrales menyatakan sepakat mengenai urgensi perlindungan budaya di wilayah konflik.
"Kami memiliki komitmen kuat untuk mendukung Palestina. Bersama UNESCO, kami telah melakukan upaya besar untuk mendukung kebudayaan di Ukraina, dan kami meyakini bahwa upaya serupa juga perlu dilakukan untuk Palestina," ungkap Ernest Urtasun, Menteri Kebudayaan Spanyol.