Kericuhan Pemain Warnai Kekalahan Inggris dari Argentina

Share

Kericuhan antarpemain pecah setelah laga semifinal Piala Dunia 2026 di Atlanta pada Kamis, 16 Juli 2026 pagi WIB, menyusul kekalahan tragis Inggris 1-2 dari Argentina. Ketegangan memuncak saat para pemain dari kedua kesebelasan terlibat konfrontasi fisik di lapangan pascapertandingan.

Selain aksi Jude Bellingham yang menampar bagian belakang kepala pemain cadangan Argentina Valentín Barco, ketegangan juga melibatkan Lautaro Martínez dan Morgan Rogers. Kedua pemain tersebut dilaporkan saling dorong sebelum akhirnya dilerai oleh rekan setim serta staf pelatih yang sigap meredakan situasi.

Bellingham terekam kamera mendekati kerumunan pemain lawan dan melayangkan pukulan ke arah Barco yang tengah merayakan kemenangan. Tindakan tidak sportif gelandang Real Madrid tersebut langsung memicu reaksi keras dari para penggawa Argentina hingga melahirkan adu mulut yang sengit.

Sebelum insiden fisik tersebut terjadi, Bellingham dilaporkan terus-menerus menjadi sasaran ejekan dan provokasi dari para pemain Argentina sepanjang jalannya pertandingan. Kendati demikian, reaksi emosional dari pemain kelahiran 2003 tersebut tetap menuai banyak kritik setelah laga usai.

Kekalahan ini memaksa skuad Inggris untuk melakoni laga perebutan tempat ketiga melawan Prancis pada 19 Juli 2026. Sementara itu, kemenangan dramatis membawa Argentina melaju ke partai final Piala Dunia untuk kedua kalinya secara beruntun guna menantang Spanyol pada 20 Juli 2026.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author