Argentina Tekuk Inggris 2-1 untuk Amankan Tiket Final Piala Dunia 2026
Tim nasional Argentina berhasil menembus babak final Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Inggris. Albiceleste meraih kemenangan tipis 2-1 meski sempat tertinggal lebih dulu dari The Three Lions, seperti dilansir dari Detik iNET.
Skuad Inggris sebenarnya unggul terlebih dahulu dalam laga ini. Anthony Gordon sukses membobol gawang yang dikawal Emi Martinez setelah memanfaatkan umpan matang dari Morgan Rogers.
Tertinggal satu gol membuat Argentina bangkit dan menggencarkan serangan. Upaya keras sang juara bertahan baru membuahkan hasil manis pada menit ke-85 lewat sepakan jarak jauh Enzo Fernandez dari luar kotak penalti.
Argentina akhirnya mengunci kemenangan dramatis pada menit ke-92. Lautaro Martinez menjadi pahlawan setelah tembakannya gagal dibendung oleh penjaga gawang Inggris.
Kekalahan ini memicu gelombang kritik dari para netizen di media sosial, terutama mengenai performa dan strategi yang diterapkan oleh Inggris setelah unggul.
"Sayangnya, Inggris pantas kalah. Mereka unggul 1 gol lalu memutuskan untuk berhenti bermain sepak bola dan bersembunyi. Argentina bukan Meksiko," sebut akun @BuckSexton di linimasa X.
"Saya sangat ingin Inggris menang tapi saya juga jujur. Mereka tidak pantas memenangkan pertandingan itu Inggris beruntung skornya tidak 4-1 Anda tidak bisa bertahan seperti itu sepenuhnya setelah memimpin. Strategi yang buruk," cetus akun @DrSuneelDhand.
"Tim yang lebih baik menang. Inggris bermain terlalu defensif setelah mencetak gol. Mereka pantas kalah," sebut akun @PaulSkallas.
"Inggris mundur setelah gol pertama itu dan begitu pasif sehingga membiarkan Argentina mencetak gol. Mereka sendiri yang menyebabkan itu dan pantas kalah. Saya merasa kasihan pada para penggemar mereka," sebut @blackveron.
Gaya kepelatihan Thomas Tuchel juga tidak luput dari sorotan tajam warganet yang menilai strateginya membuat Argentina leluasa menguasai pertandingan.
"Kurangnya pengalaman dan rasa takut di level ini membuat Inggris kehilangan kesempatan untuk bermain di final, tetapi bagian paling mengecewakan adalah Thomas Tuchel jadi pengecut ketika saatnya tiba," sebut sebuah akun.
Meski menuai banyak kekecewaan, apresiasi tetap mengalir bagi perjuangan skuad Inggris sepanjang turnamen berlangsung.
" Tuchel dan skuadnya telah memberi petualangan Piala Dunia yang luar biasa bagi para penggemar Inggris yang datang ke stadion. Tidak ada yang akan lebih kecewa daripada tim ini, mereka pantas mendapatkan pujian. Terima kasih," tulis seorang netizen.