Argentina Tekuk Inggris Dua Satu di Semifinal Piala Dunia
Tim nasional Argentina berhasil melaju ke babak final Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Inggris dengan skor 2-1 dalam pertandingan semifinal di Atlanta Stadium pada Rabu, 15 Juli 2026. Kemenangan dramatis melalui dua gol di menit-menit akhir tersebut mengantarkan La Albiceleste untuk menantang Spanyol di laga puncak.
Pertandingan berlangsung sengit sejak awal dengan intensitas fisik yang sangat tinggi hingga babak pertama berakhir tanpa gol dan diwarnai 19 pelanggaran. Inggris sempat memimpin terlebih dahulu pada menit ke-55 lewat gol Anthony Gordon yang memanfaatkan umpan silang Morgan Rogers sebelum Argentina membalikkan kedudukan.
Manajer Argentina Lionel Scaloni melakukan sejumlah pergantian pemain yang berani di babak kedua untuk meningkatkan daya gempur timnya. Strategi tersebut membuahkan hasil lewat gol penyeimbang Enzo Fernandez pada menit ke-87 dan sundulan kemenangan dari pemain pengganti Lautaro Martinez.
Sebelum pertandingan tensi tinggi ini dimulai, tensi politik dan sejarah kedua negara sempat memanas melalui pernyataan pejabat publik. Namun, tim pelatih dari kedua belah pihak berupaya keras untuk meredam emosi para pemain menjelang sepak mula.
"It's a football match; that's all there is to it," ujar Lionel Scaloni, Manajer Argentina sebagaimana dilansir dari sports.yahoo.com.
Di kubu lawan, manajer Inggris Thomas Tuchel juga menyuarakan pandangan serupa untuk menjaga fokus skuadnya pada aspek olahraga semata. Tuchel memutuskan menerapkan formasi lima bek sejak jeda hidrasi menit ke-67 yang kemudian menuai kritik tajam karena dianggap membuat Inggris kehilangan momentum.
"The magnitude of the matches is just what it is," kata Thomas Tuchel, Manajer Inggris. "I think it does not help if we engage emotionally."
Kekalahan ini memicu reaksi dari keluarga kerajaan Inggris yang terus memantau perkembangan tim nasional mereka sepanjang turnamen. Pangeran William selaku patron resmi Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) langsung menyampaikan pesan emosional melalui media sosial.
"Gutted. England, you gave it everything and we are all so proud of you," tulis Pangeran William, Pangeran Wales melalui akun resminya dilansir dari townandcountrymag.com.
Pangeran William mengapresiasi kerja keras seluruh komponen tim yang telah berjuang maksimal di Amerika Serikat. Skuad asuhan Thomas Tuchel ini dinilai telah menunjukkan performa paling lengkap sepanjang sejarah keikutsertaan Inggris di turnamen besar.
"Thank you to everyone on and off the pitch, for an incredible tournament. The fight and belief you have shown has inspired us all. The most complete England team in a tournament. Hold your heads high," lanjut Pangeran William, Pangeran Wales.
Apresiasi dan dukungan moril juga datang dari akun resmi keluarga kerajaan Inggris untuk membesarkan hati para pemain yang kecewa. Mereka menegaskan bahwa kapten Harry Kane dan rekan-rekan tetap menjadi kebanggaan bagi seluruh rakyat Inggris.
"Commiserations to Harry and the team. While you Three Lions may be licking your wounds today, you remain the pride of a nation – and will rise again," tulis pihak Kerajaan Inggris melalui pernyataan resminya.
Dengan hasil pertandingan semifinal ini, Inggris dipastikan tersingkir dan gagal mewujudkan impian final pertama mereka sejak 1966. Sementara itu, Argentina dijadwalkan menghadapi Spanyol dalam pertandingan final Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Stadion New York New Jersey pada hari Minggu.