Spanyol Hadapi Argentina di Final Piala Dunia 2026

Share

Tim nasional Spanyol dipastikan akan menantang juara bertahan Argentina pada laga final Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat, pada Minggu, 19 Juli 2026. Kepastian tersebut diperoleh setelah La Roja menumbangkan Prancis dengan skor 2-0 dalam laga semifinal yang digelar di Stadion Dallas, Texas, pada Rabu, 15 Juli 2026 dini hari WIB. Kemenangan Spanyol atas Prancis dipastikan lewat eksekusi penalti Mikel Oyarzabal pada menit ke-22 serta gol dari bek kanan Pedro Porro pada menit ke-58 setelah menerima umpan dari Dani Olmo.

Hasil tersebut juga membuat skuad asuhan Luis de la Fuente menyamai rekor luar biasa milik tim nasional Italia dengan mencatatkan 37 pertandingan beruntun tanpa kekalahan di semua kompetisi resmi.

Pedro Porro yang terpilih menjadi pemain terbaik dalam pertandingan semifinal tersebut mengaku sangat emosional dengan pencapaian timnya. "Mimpi yang menjadi kenyataan… jujur saja, saya bahkan tidak pernah membayangkan hal seperti ini, bahkan dalam mimpi terliar saya sekalipun," kata Porro dikutip dari Reuters.

Bek kanan Tottenham Hotspur tersebut menilai dominasi penguasaan bola yang mencapai rata-rata 66 persen sepanjang turnamen menjadi kunci utama kesuksesan skuad La Roja membungkam perlawanan Prancis. "Salah satu faktor kunci yang membawa kami ke final adalah penguasaan bola," tambah Pedro Porro.

Di kubu lawan, pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps, mengakui keunggulan strategi Spanyol yang mampu mematikan pergerakan agresif anak asuhnya sepanjang laga. "Para pemain sangat terpukul, tetapi kita harus berpikiran jernih: secara teknis, kita kalah. Itu adalah kesalahan kita," kata Deschamps. Kylian Mbappe selaku kapten timnas Prancis juga menyatakan kekecewaannya karena Les Bleus gagal memaksimalkan peluang dan kerap melakukan kesalahan sendiri.

"Kami tidak menampilkan performa yang kami inginkan, baik secara taktik, teknik, maupun dari segi level keseluruhan," timpal Mbappe.

Ia menambahkan bahwa kegagalan koordinasi dalam memberikan tekanan serta buruknya sentuhan pertama membuat timnya kesulitan membongkar lini pertahanan kokoh Spanyol. "Ketika Anda gagal melakukan apa yang seharusnya Anda lakukan di semifinal Piala Dunia, Anda tidak akan menang." Mbappe pun memuji kedisiplinan para pemain Spanyol yang tetap setia pada rencana permainan mereka sepanjang 90 menit.

"Spanyol tetap berpegang pada rencana dan keyakinan mereka. Ada kurangnya komunikasi dalam tekanan kami… bahkan ketika kami merebut kembali penguasaan bola, umpan pertama dan sentuhan pertama kami tidak layak untuk semifinal Piala Dunia," pungkasnya.

Keberhasilan Spanyol melaju ke partai puncak juga disambut antusias oleh sang pelatih, Luis de la Fuente, yang menyatakan harapannya untuk bisa bertanding melawan Albiceleste. "Yo tengo mucha ilusión de enfrentarnos a la Selección de Argentina, por la amistad que tengo con Lionel Scaloni," kata De La Fuente dalam konferensi pers seperti dilansir OneFootball.

Argentina sendiri berhasil memastikan diri lolos ke final setelah menundukkan Inggris dengan skor 2-1 di Atlanta melalui laga sengit yang berakhir dengan aksi remontada.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author