Lisandro Martinez Ungkap Asal-usul Ritual Palo Santo Timnas Argentina
Bek tim nasional Argentina, Lisandro Martinez, membeberkan asal-usul ritual membakar kayu palo santo yang menjadi tradisi unik skuadnya sejak Piala Dunia 2022 di Qatar.
Kebiasaan tersebut lahir secara spontan di kamar hotel yang ditempati Martinez bersama rekannya sesama pemain bertahan, Cristian "Cuti" Romero, setelah timnas Argentina menelan kekalahan mengejutkan dari Arab Saudi di laga pembuka turnamen tersebut.
Dalam sebuah wawancara bersama Pollo Alvarez, Martinez mengisahkan keputusannya untuk segera mengubah atmosfer negatif di dalam tim setelah kekalahan perdana mereka.
"Nosotros estábamos en la habitación con Cuti y habíamos perdido con Arabia. Yo no había llevado nada, entonces llamé a Marito y le dije: ‘Por favor, conseguime palo santo y sahumerios, que hay que limpiar la energía’" ujar Lisandro Martinez, Bek Timnas Argentina.
Aksi membakar kayu wangi tersebut segera memicu reaksi dari para pemain lain di area penginapan tim karena kepulan asapnya yang memenuhi koridor.
"Empezamos De Paul, Di María, Paredes. Éramos varios. En un momento había una humareda en todo el pasillo y preguntaban: ‘¿Qué está pasando acá?’.
Golpearon la puerta y nos dijeron: ‘¿Qué es esto?’. Les respondimos: ‘Estamos limpiando energías’" kata Lisandro Martinez, Bek Timnas Argentina.
Setelah ritual pembersihan energi tersebut berjalan, ritual takhayul timnas Argentina terus bertambah dan melibatkan pemain lainnya.
"Después vino Moli y dijo que le habían dicho que había que poner media cabeza de ajo. Al final terminó dejando una cabeza de ajo en la sala de juegos" pungkas Lisandro Martinez, Bek Timnas Argentina.