Dokter Spesialis Ingatkan Pemula Penuhi Syarat Ini Sebelum Coba Olahraga Hyrox

Share

Ajang olahraga fungsional Hyrox Jakarta sukses menarik minat ribuan peserta untuk mencoba tantangan fisik baru.

Olahraga ini mengombinasikan aktivitas lari sejauh 8 kilometer yang diselingi dengan delapan stasiun latihan fisik terstruktur.

Delapan stasiun latihan tersebut meliputi ski erg, sled push, sled pull, burpee broad jump, rowing, farmer's carry, sandbag lunges, dan wall ball.

Dilansir dari Detik Health, spesialis kedokteran olahraga dr Antonius Andi Kurniawan, SpKO SubspALK(K) mengingatkan pemula untuk memastikan tubuhnya benar-benar sehat sebelum mencoba olahraga ini.

"Artinya nggak ada cedera. Kalau misalnya sakit pinggang, ada saraf kejepit di punggungnya, nah itu disembuhin dulu baru ikut latihan," kata dr Andi.

Beliau menekankan bahwa olahraga yang menguji daya tahan tubuh secara menyeluruh ini memerlukan persiapan yang matang dan komitmen latihan yang tinggi.

"Kemudian, harus latihan dengan baik. Kalau nggak latihan dengan baik ya nggak bisa. Orang mager, langsung ikut Hyrox tiba-tiba ya nggak bisa. Kan larinya minimal lari 8 km, dan ada 8 station," sambung dr Andi.

Dokter yang juga bertugas sebagai medical lead di Hyrox Jakarta 2026 ini menjelaskan bahwa porsi latihan kardio dan kekuatan dalam olahraga ini sama besarnya.

"Jadi harus training, kemudian juga harus komitmen untuk menjalankan latihan lari, latihan strength upper body, latihan strength lower body, sama core," tutur dr Andi.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author