Polda Riau Gelar Riau Bhayangkara Run 2026 Bersama Puluhan Ribu Pelari
Sebanyak 20 ribu pelari siap meramaikan ajang lari terbesar se-Sumatra Riau Bhayangkara Run (RBR) 2026 yang diselenggarakan oleh Kepolisian Daerah Riau di Kota Pekanbaru pada Minggu, 19 Juli 2026, dilansir dari Detikcom. Jumlah peserta yang mencapai puluhan ribu orang ini juga mencakup para pelari dari luar negeri yang akan ikut bersaing di kategori lari jarak 21 kilometer. Ketua Panitia Pelaksana Riau Bhayangkara Run 2026, Kombes Daniel Widya Mucharam, mengungkapkan bahwa dari belasan ribu pendaftar, terdapat sembilan pelari berkewarganegaraan asing yang telah mengonfirmasi kehadiran mereka.
"Ada 8 orang dari Kenya dan 1 orang dari Prancis," kata Kombes Daniel.
Para peserta asing tersebut saat ini telah terdaftar secara resmi dan dijadwalkan untuk mengambil kelengkapan lari mereka menjelang hari pelaksanaan kegiatan. Kombes Daniel menjelaskan bahwa para WNA tersebut ikut dalam kategori lari 21K, dan mereka tinggal mengambil paket lomba yang akan dibagikan pada tanggal 17 sampai 18 Juli 2026.
Pihak penyelenggara meyakini kehadiran puluhan ribu pelari dari berbagai penjuru tanah air dan mancanegara akan memberikan dampak positif yang signifikan pada perputaran roda ekonomi daerah setempat. "Momentum ini menjadi peluang bagi pelaku usaha di Pekanbaru untuk meningkatkan pendapatan. Semoga seluruh masyarakat juga ikut merasakan manfaat ekonomi dari hadirnya puluhan ribu peserta di kota kita," tutur Kombes Daniel.
Okupansi hotel di Pekanbaru dilaporkan melonjak drastis menjelang hari pelaksanaan perlombaan sebagai dampak langsung dari tingginya antusiasme peserta dari luar daerah. "Hotel-hotel sudah full booked," imbuh Kombes Daniel. Selain dimensi ekonomi dan pariwisata, ajang olahraga ini juga dimanfaatkan oleh jajaran kepolisian untuk menyuarakan pesan penting terkait pelestarian alam serta pencegahan kebakaran hutan.
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian ekologis serta mengantisipasi potensi musim kemarau panjang yang diprediksi terjadi pada tahun ini.
"Oleh karena itu, dalam menyongsong Hari Bhayangkara ke-80, Polri mengajak seluruh masyarakat menyiapkan kesadaran ekologis. Kita harus bersama-sama menjaga alam, menjaga lingkungan, dan memastikan keberlanjutannya bagi anak cucu kita di masa depan," kata Irjen Herry. Irjen Herry menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menjaga satu-satunya bumi tempat bernaung dari berbagai ancaman kerusakan lingkungan. "Saya tegaskan bahwa bumi ini hanya satu dan kita wajib menjaganya demi keberlanjutan bersama," ujar Irjen Herry.