Didier Deschamps Soroti Kesalahan Teknis Prancis Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Share

Pelatih tim nasional Prancis Didier Deschamps mengakui buruknya akurasi operan dan koordinasi antarpemain menjadi penyebab utama kekalahan 0-2 dari Spanyol pada laga semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion AT&T, Arlington.

Kekalahan ini sekaligus memupus harapan skuad berjuluk Les Bleus untuk mencetak hat-trick masuk ke babak final Piala Dunia setelah sukses menjadi juara pada 2018 dan runner-up pada edisi 2022.

Dalam laga penentu tersebut, gawang Prancis dijebol oleh penalti Mikel Oyarzabal serta sepakan Pedro Porro, yang membuat Spanyol mendominasi jalannya permainan sejak menit awal akibat minimnya kreativitas lini serang Prancis.

"Ini terutama kesalahan kami sendiri. Performa kami kurang maksimal 2 serangan kami tidak seberbahaya yang seharusnya," nilai Deschamps.

Juru taktik berusia 57 tahun tersebut sangat menyesalkan hilangnya akurasi umpan para pemainnya yang sering kali merusak momentum serangan balik cepat yang dibangun oleh Kylian Mbappe dan kawan-kawan.

"Kami melakukan beberapa kesalahan teknis dalam operan yang sebenarnya bisa berujung pada peluang mencetak gol. Itulah kenyataan di level elite, meskipun hal itu menyakitkan," sambung Deschamps.

Di samping masalah taktis di lapangan hijau, faktor mental juga menjadi pekerjaan rumah berat bagi tim pelatih karena kekalahan telak ini langsung memukul moral para pemain di ruang ganti.

"Harus diakui bahwa hari ini performa teknis kami sedikit di bawah standar biasanya saat menghadapi tim yang benar-benar menguasai jalannya pertandingan," jelas Deschamps.

Prancis kini harus segera bangkit untuk memperebutkan posisi peringkat ketiga yang akan diselenggarakan di Stadion Hard Rock, Miami, akhir pekan ini melawan tim yang kalah dari laga semifinal antara Inggris dan Argentina.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author