Natalius Pigai Hadiri Resepsi Diplomatik Bastille Day Prancis di Jakarta
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mewakili Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Diplomatik Hari Nasional Republik Prancis atau Bastille Day di Jakarta pada Senin (14/7).
Kehadiran Pigai sebagai tamu kehormatan menjadi lambang kokohnya kemitraan strategis serta persahabatan antara Indonesia dan Prancis, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Dalam pidatonya, Pigai menyampaikan ucapan selamat kepada pemerintah dan rakyat Prancis sekaligus merefleksikan makna kemerdekaan serta demokrasi.
"Hari Bastille merupakan simbol kuat atas kemerdekaan, nilai-nilai kewargaan, dan semangat demokrasi; prinsip-prinsip yang juga sangat dekat dengan Indonesia. Nilai-nilai bersama inilah yang menjadi penopang utama kemitraan kita," ujar Natalius Pigai, Menteri HAM.
Pigai juga mengapresiasi Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, beserta seluruh pihak yang terus memperkuat hubungan bilateral kedua negara berdasarkan asas saling menghormati dan perdamaian dunia.
Hubungan bilateral tersebut semakin intensif dalam beberapa tahun terakhir, terutama setelah kunjungan kenegaraan Prabowo Subianto ke Prancis pada Mei 2026 untuk menemui Presiden Emmanuel Macron.
"Kemitraan ini mencerminkan pendekatan diplomasi yang modern: sebuah pendekatan yang memadukan kerja sama pertahanan, industri strategis, keamanan maritim, serta ketahanan dalam menghadapi berbagai tantangan global yang terus berkembang. Kemitraan ini dibangun di atas kepercayaan, saling menghormati, dan visi bersama bagi kawasan Indo-Pasifik yang stabil," tegas Natalius Pigai, Menteri HAM.
Pigai mengajak kedua belah pihak untuk terus memelihara kolaborasi yang dinamis demi kemakmuran bersama di masa depan.
"Semoga persahabatan antara Indonesia dan Prancis senantiasa berkembang, serta berkontribusi bagi masa depan yang lebih damai, stabil, dan sejahtera bagi kedua bangsa," pesan Natalius Pigai, Menteri HAM.