Real Madrid Tuntut Perpanjangan Penyelidikan Kasus Negreira Barcelona

Share

Real Madrid meningkatkan aksi hukum terhadap FC Barcelona dalam kasus Negreira dengan mengajukan permohonan pemeriksaan baru kepada hakim instruktur pada Selasa, 14 Juli 2026. Langkah tersebut diambil untuk memperluas investigasi terkait dugaan pembayaran kepada mantan Wakil Presiden Komite Teknis Wasit (CTA), Jose Maria Enriquez Negreira.

Dilansir dari harian AS, perwakilan hukum Real Madrid mendesak pengadilan agar meminta seluruh dokumentasi sistem kepatuhan Barcelona periode 2010 hingga 2018. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan keberadaan mekanisme kontrol internal klub dalam mencegah praktik korupsi olahraga.

Klub berjuluk Los Blancos tersebut juga meminta Garda Sipil melampirkan dokumen dari perusahaan Tresep, Radamanto, dan Best Norton yang belum masuk dalam prosedur. Dokumen yang dituntut meliputi faktur, otorisasi pembayaran, sirkuit validasi internal, hingga hasil audit.

Mantan wasit Xavier Estrada Fernandez mengungkapkan bahwa Real Madrid memohon perpanjangan masa instruksi kasus selama enam bulan terhitung mulai 1 September. Pihak manajemen menilai masih banyak tindakan hukum, penyelesaian banding, dan bukti baru yang relevan untuk dikumpulkan.

Manajemen Real Madrid menegaskan bahwa hasil penyelidikan kepolisian sejauh ini telah membuahkan pembuktian yang sangat kuat.

"elementos y evidencias, directas e indiciarias, más que consolidadas" kata pihak Real Madrid mengenai indikasi tindak pidana korupsi olahraga yang terus berlanjut.

Di kubu lawan, Barcelona menanggapi santai langkah hukum tersebut dan menyatakan pembayaran itu ditujukan untuk layanan laporan perwasitan. Saat pelantikan jabatannya pada 1 Juli, Presiden Barcelona Joan Laporta menyatakan keyakinannya bahwa manuver Madrid di UEFA tidak akan membuahkan hasil.

"No les saldrá bien. Conocemos qué piensa la UEFA en este tema y no lo sacarán adelante. Es una pataleta más de ellos, que intentan estirar este tema con unas actuaciones que no tienen ningún sentido y que no prosperarán" tegas Joan Laporta, Presiden Barcelona.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author