Kapal Angkatan Laut Kuwait Rusak Akibat Serangan Rudal Iran
Sebuah kapal angkatan laut Kuwait mengalami kerusakan akibat serangan rudal dan drone dari militer Iran di Selat Hormuz pada Selasa (14/7), yang melukai empat orang awak kapal. Pihak Kuwait mengecam keras tindakan tersebut dan menyebutnya sebagai bentuk agresi yang keji, sebagaimana dilansir dari Detikcom melalui laporan AFP pada Rabu (15/7/2026). Ketegangan ini meningkat setelah Amerika Serikat meluncurkan serangan terbaru ke wilayah Iran, memicu eskalasi baru dalam konflik kedua negara tersebut.
Juru Bicara Kementerian Pertahanan Kuwait Kolonel Saud Abdulaziz Al-Atwan menjelaskan bahwa serangan pihak Iran sengaja diarahkan ke fasilitas vital serta pemukiman sipil.
"Agresi Iran yang keji tersebut mengakibatkan penargetan sejumlah fasilitas vital dan sipil, dan jatuhnya pecahan peluru di beberapa lokasi di seluruh negeri, yang menyebabkan kerusakan material," kata Kolonel Saud Abdulaziz Al-Atwan, Juru Bicara Kementerian Pertahanan. Menurut penjelasannya, pecahan peluru yang jatuh di berbagai wilayah negara tersebut menimbulkan kerugian material yang cukup signifikan.
"Salah satu kapal angkatan laut milik Angkatan Laut Kuwait juga menjadi sasaran, mengakibatkan cedera pada empat anggota angkatan bersenjata," imbuh Kolonel Saud Abdulaziz Al-Atwan, Juru Bicara Kementerian Pertahanan. Seluruh prajurit yang menjadi korban luka kini mendapatkan penanganan medis akibat serangan di jalur perairan internasional tersebut.