Messi dan Bellingham Bentrok di Semifinal Piala Dunia Atlanta

Share

Sorotan tajam mengarah pada duel dua pemain nomor 10, Lionel Messi dan Jude Bellingham, menjelang laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Inggris di Atlanta pada Rabu waktu setempat. Pertemuan ini akan menentukan tim mana yang berhak melaju ke babak final.

Kiper Inggris, Jordan Pickford, memberikan pujian khusus kepada Lionel Messi yang performanya tetap gemilang di usia 39 tahun bersama tim nasional Argentina.

"We know how good Messi is," ujar Jordan Pickford, Kiper Inggris.

Pickford juga menambahkan rasa antusiasmenya karena ini merupakan kesempatan pertamanya untuk berhadapan langsung dengan kapten legendaris tim Tango tersebut sepanjang kariernya.

"He's scored so many goals and contributed to so many goals as well throughout his career, it's great to finally go up against him," kata Jordan Pickford, Kiper Inggris.

Meski demikian, Pickford menegaskan bahwa kubu The Three Lions juga memiliki amunisi mumpuni yang tidak kalah berbakat untuk meladeni permainan Argentina.

"Everyone talks about Messi because he's one of the GOATs of the game, but you can't look past the ability and talent we have in the squad," ucap Jordan Pickford, Kiper Inggris.

Di kubu lawan, gelandang Argentina, Alexis Mac Allister, mengungkapkan tantangan besar yang dihadapi timnya dalam menyamai pencapaian generasi juara masa lalu pimpinan Diego Maradona.

"Trying to draw inspiration from what Diego did is difficult. Only Leo can do that," ujar Alexis Mac Allister, Gelandang Argentina.

Gelandang tersebut juga berharap skuad La Albiceleste saat ini dapat mengulang kesuksesan bersejarah seperti yang diraih oleh timnas Argentina pada tahun 1986.

"Diego is a national icon for us, and hopefully, we can achieve something similar to what that team did." kata Alexis Mac Allister, Gelandang Argentina.

Sementara itu, Inggris mengandalkan Jude Bellingham yang tampil impresif dengan sumbangan enam gol sepanjang turnamen. Hubungannya dengan pelatih Thomas Tuchel sempat dipertanyakan sebelum Piala Dunia dimulai, namun performa gemilangnya, termasuk torehan dua gol saat melawan Norwegia di perempat final, membungkam segala keraguan tersebut. Bellingham menunjukkan kematangan luar biasa sejak debutnya di Birmingham City hingga membela Real Madrid.

Kapten Inggris, Harry Kane, justru mengenang momen manis masa lalu saat David Beckham mencetak gol penalti kemenangan melawan Argentina pada Piala Dunia 2002 sebagai inspirasi pribadi.

"We all knew what Beckham went through previously against Argentina and that kind of redemption story of scoring that penalty, his celebration, he's pulling the shirt and his face." ujar Harry Kane, Kapten Inggris.

Momen penebusan dosa Beckham pasca kartu merah di Piala Dunia 1998 tersebut menjadi salah satu memori masa kecil yang paling membekas bagi penyerang Bayern Munchen ini.

"I think that's one of my favourite England memories," kata Harry Kane, Kapten Inggris.

Ia menilai bahwa kisah perjuangan sang idola tersebut selalu memberikan kesan mendalam bagi dirinya secara pribadi.

"That was always one of my favourite memories, Beckham being a big idol of mine, so that one stands out for sure." ucap Harry Kane, Kapten Inggris.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author