XLSmart Gandeng Tencent Cloud untuk Migrasi Data Skala Besar
Operator seluler XLSmart resmi menggandeng Tencent Cloud untuk melakukan migrasi data dan transformasi cloud berskala besar berbasis kecerdasan buatan (AI) di Jakarta pada Selasa (14/7/2026). Kerja sama ini bertujuan memodernisasi infrastruktur operasional tanpa mengganggu jutaan pengguna harian mereka, sebagaimana dilansir dari Detik iNET.
Langkah strategis ini diambil guna memastikan kestabilan layanan konsumen selama proses transisi sistem berlangsung.
"Ini adalah aplikasi yang penting dan di tangan konsumen. Jadi kemampuan dieksekusi kami evaluasi hati-hati. Karena itu kami pilih Tencent sebagai mitra untuk perjalanan konsolidasi kami," kata Director dan Chief Information Technology Officer XLSmart, Yessie D Yosetya.
Yessie menekankan bahwa pemindahan data ke infrastruktur baru merupakan kebutuhan mutlak bagi kelangsungan operasional XLSmart saat ini.
"Pas menjalani migrasi, yang paling tidak mengganggu konsumen," kata Yessie.
Menanggapi kolaborasi tersebut, pihak Tencent Cloud menyatakan kesiapan mereka untuk mendukung penuh kebutuhan XLSmart lewat penyediaan teknologi public cloud serta pengelolaan big data yang mumpuni.
"Sekitar 20 agen AI kita bisa meningkatkan efisiensi dan produktivitas dari seluruh proses migrasi cloud yang rumit. Kita bisa menyelesaikan migrasi dalam 4,5 bulan. Dulu butuh waktu lebih lama dan lebih banyak orang," kata Senior Vice President of Tencent Cloud dan Head of Tencent Cloud International, Poshu Yeung.
Sebelum kemitraan ini terjalin, Tencent Cloud juga telah mendukung migrasi lebih dari 1.000 layanan on-demand milik GoTo. Di samping itu, penyedia layanan awan ini tercatat menyokong sejumlah institusi finansial seperti Bank Neo Commerce, BRI, Dana, dan Allobank, serta membantu penyediaan solusi kecerdasan buatan untuk verifikasi telapak tangan pelanggan Telkomsel.