Luka Modric Siap Perpanjang Kontrak di AC Milan dengan Dua Syarat
Masa depan Luka Modric bersama AC Milan mulai menemui titik terang setelah gelandang veteran tersebut dilaporkan siap memperpanjang masa baktinya. Gelandang berusia 40 tahun ini bersedia menambah durasi kontraknya selama satu musim di San Siro.
Seperti dilansir dari Bola, legenda sepak bola Kroasia tersebut hanya akan menandatangani kontrak baru jika manajemen Rossoneri mampu memenuhi dua tuntutan spesifik. Masa kerja mantan penggawa Real Madrid ini sendiri bakal kedaluwarsa pada 30 Juni mendatang.
Meskipun memiliki opsi perpanjangan otomatis hingga tahun 2027, keputusan akhir tetap berada di tangan sang pemain. Performa impresif Modric musim ini di bawah arahan Massimiliano Allegri menjadi alasan kuat di balik munculnya opsi bertahan ini.
Pemenang Ballon d'Or 2018 tersebut membuktikan profesionalismenya dengan sukses bertransformasi menjadi gelandang yang lebih bertahan. Perubahan peran ini berbeda jauh dari posisi yang biasa ia mainkan saat masih merumput di Santiago Bernabeu.
Kenyamanan yang dirasakan Modric di Italia membuatnya terbuka untuk melanjutkan karier bersama Milan. Namun, kepastian mengenai dua prioritas utamanya tetap menjadi penentu mutlak sebelum ia mengambil langkah final.
Faktor penentu pertama berkaitan erat dengan ambisi sang gelandang untuk tetap berkompetisi di level tertinggi sepak bola Eropa. Selama setahun berseragam Milan, Modric sama sekali belum pernah mencicipi ketatnya persaingan di panggung Liga Champions.
Oleh karena itu, laga pamungkas musim ini melawan Cagliari menjadi partai hidup mati bagi masa depan Modric. Jika Rossoneri gagal mengamankan tiket menuju kompetisi antarklub tertinggi Eropa tersebut, sang pemain dipastikan bakal hengkang.
Syarat kedua yang diajukan oleh kapten Kroasia ini adalah kepastian posisi Massimiliano Allegri sebagai juru taktik. Hubungan profesional antara pemain dan pelatih ini telah berkembang menjadi sebuah ikatan saling menghormati yang sangat dalam.
Kedekatan emosional di antara keduanya bahkan memunculkan rumor baru mengenai masa depan sang pemain setelah pensiun. Modric disebut-sebut masuk dalam daftar calon kuat yang akan mengisi pos staf kepelatihan Allegri di masa mendatang.
Satu Malam Penentu Nasib
Kedua tuntutan yang diajukan oleh Modric pada dasarnya berada dalam satu lingkaran momentum yang saling memengaruhi. Keberhasilan Milan menembus zona Liga Champions otomatis akan memperkuat posisi Allegri di kursi kepelatihan.
Situasi tersebut membuat manajemen klub bisa menyelesaikan dua permasalahan sekaligus dalam waktu yang bersamaan. Duel kontra Cagliari malam ini bukan lagi sekadar pertandingan penutup kompetisi yang biasa bagi armada Merah-Hitam.
Pertandingan tersebut kini resmi menjadi panggung penentu bagi masa depan salah satu dirigen lini tengah terbaik dunia. Kepastian apakah Modric akan tetap mengenakan seragam AC Milan musim depan bergantung penuh pada hasil akhir laga di lapangan.