Spons Dapur Bisa Jadi Sarang Bakteri Pemicu Penyakit

Share

Spons dapur yang digunakan setiap hari untuk mencuci peralatan makan dan memasak berisiko menjadi sarang penyakit. Meski tampak bersih setelah dibilas, benda kecil ini dapat menjadi tempat berkembang biaknya berbagai bakteri jika tidak dirawat dengan benar. Kondisi yang lembap, interaksi konstan dengan sisa makanan, serta intensitas penggantian yang rendah menciptakan lingkungan ideal bagi mikroorganisme.

Oleh karena itu, menjaga kebersihan spons dapur sangat penting untuk mencegah penyebaran kuman. Bakteri merupakan organisme bersel satu yang hidup di berbagai permukaan, termasuk alat pembersih dapur. Dilansir dari HaiBunda, pori-pori pada spons yang menyerap air dan menyimpan nutrisi dari sisa makanan membuat bakteri mampu bertambah banyak dengan cepat.

Mikroorganisme ini memiliki kemampuan bertahan hidup yang kuat berkat lapisan pelindung atau struktur rambut halus untuk menempel. Para ahli membagi bakteri ke dalam beberapa kelompok berdasarkan bentuk dan kebutuhan oksigennya.

Jika bakteri patogen berpindah ke tangan, makanan, atau alat makan, risiko infeksi akan meningkat. Beberapa penyakit yang dipicu oleh bakteri berbahaya meliputi infeksi saluran kemih, infeksi Salmonella, radang tenggorokan, hingga infeksi kulit seperti selulitis. Meski demikian, tubuh manusia tetap membutuhkan bakteri baik, terutama untuk membantu saluran pencernaan. Beberapa orang bahkan mengonsumsi probiotik untuk menjaga keseimbangan sistem pencernaan setelah menjalani terapi medis.

Penggunaan Antibiotik dan Resistensi Bakteri

Dokter dapat meresepkan antibiotik untuk mengatasi infeksi akibat bakteri berbahaya. Namun, pemakaian obat ini harus dilakukan secara tepat agar tidak memicu resistensi, yaitu kondisi ketika bakteri menjadi kebal terhadap pengobatan.

Data dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) memperkirakan lebih dari 28 persen resep antibiotik sebenarnya tidak diperlukan. Pasien diingatkan untuk selalu menghabiskan obat sesuai anjuran dan tidak menghentikan terapi secara sembarangan.

Cara Merawat Spons Dapur

Untuk menjaga kebersihan spons, pastikan alat cuci ini dibilas sampai bersih setelah digunakan. Peras spons hingga kering dan biarkan di tempat terbuka sebelum dipakai kembali demi menekan pertumbuhan mikroorganisme.

Langkah sederhana lainnya adalah mengganti spons secara berkala. Penggantian harus segera dilakukan terutama jika spons sudah mulai mengeluarkan bau tidak sedap, mengalami perubahan warna, atau teksturnya mulai hancur.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author