Direktur Umum Ajax Menno Geelen Sesali Kegagalan Tim di Eredivisie
Kekecewaan mendalam diutarakan oleh Direktur Umum Ajax Menno Geelen terkait performa klub sepanjang musim ini menjelang pertandingan penentu melawan FC Utrecht pada Minggu sore, 24 Mei 2026. Laga final play-off Eredivisie di Stadion Kras tersebut memperebutkan satu tiket menuju kualifikasi Conference League.
Dilansir dari wawancara dengan ESPN, Geelen menegaskan bahwa pencapaian menembus babak kualifikasi kompetisi kasta ketiga Eropa tersebut sama sekali tidak bisa menghapus catatan buruk raksasa Amsterdam sepanjang musim.
"Terlepas dari hasil pertandingan sore ini, ini tetap saja musim yang menyebalkan," kata Geelen di hadapan kamera ESPN.
Manajemen klub menyadari bahwa penurunan performa hingga terlempar ke babak play-off merupakan kesalahan mendasar dari internal tim itu sendiri.
"Maaf atas bahasa saya. Tapi saya rasa hal itu berlaku bagi semua orang di Ajax dan tentu saja bagi para pendukung yang telah mendukung kami dengan luar biasa sepanjang musim," lanjut direktur umum tersebut.
Selain performa di lapangan, Ajax juga harus menghadapi situasi sulit dengan terusir dari markas utama mereka, Johan Cruijff ArenA, akibat adanya rangkaian konser musik Harry Styles.
"Tentu saja kami lebih suka bermain di ArenA dan sungguh menyedihkan bahwa kami tidak bisa bermain di sana," sambung Geelen.
Meski demikian, manajemen Ajax mengapresiasi bantuan dari pihak berwenang dan masyarakat Volendam yang bersedia meminjamkan stadion mereka untuk laga krusial ini.
"Dalam sepak bola seringkali ada kebencian dan iri hati, tapi minggu ini saya melihat ada banyak kesediaan untuk saling membantu," kata Geelen.
Pihak Ajax sangat menghormati sambutan hangat tersebut, terlebih karena kota Volendam baru saja berduka setelah klub lokal mereka, FC Volendam, dipastikan terdegradasi sehari sebelumnya.
"Jika saya melihat pihak berwenang di sini, tetapi tentu saja juga orang-orang di Volendam: mereka telah menyambut kami dengan sangat ramah, dan terutama setelah kekecewaan kemarin (degradasi FC Volendam, red.), saya sangat menghormati hal itu," ujar Geelen.
Terkait pemilihan lokasi pertandingan di Stadion Kras, manajemen menjelaskan bahwa pemindahan tersebut merupakan konsekuensi dari keputusan komersial masa lalu yang tidak bisa dihindari.
"Itu adalah kesepakatan yang dibuat di masa lalu," jelas Geelen.
Evaluasi total dipastikan akan berjalan setelah musim kompetisi berakhir demi mengembalikan Ajax ke posisi selayaknya di papan atas sepak bola Belanda.
"Kami sangat kecewa dengan hal itu. Namun, yang terpenting tentu saja kami harus memastikan bahwa kami tidak finis di posisi kelima dan bahwa Ajax tidak perlu lagi bermain di babak play-off," kata para pembuat kebijakan dari Amsterdam itu.
Geelen menutup pernyataannya dengan menegaskan kembali fokus utama evaluasi klub.
"Di situlah letak kesalahan sebenarnya," pungkas Geelen.