Timnas Indonesia Matangkan Persiapan Piala AFF 2026 di Bali

Share

Pemusatan latihan timnas Indonesia menjelang turnamen Piala AFF 2026 atau ASEAN Hyundai Cup 2026 saat ini tengah berlangsung di Bali demi mematangkan skuad jelang laga pembuka Grup A melawan Kamboja.

Pertandingan perdana babak penyisihan grup tersebut dijadwalkan bergulir pada 27 Juli 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, dengan target melanjutkan dominasi historis atas tim tamu.

Pelatih timnas Indonesia, John Herdman memanggil total 50 pemain yang penyaringannya dibagi ke dalam dua gelombang latihan, di mana fase pertama berjalan pada 5 hingga 14 Juli 2026.

Mayoritas pilar yang dipanggil berasal dari kompetisi domestik, dengan Persib Bandung dan Persija Jakarta menjadi penyumbang terbanyak yang masing-masing mengirimkan 11 pemain ke Pulau Dewata.

Meski agenda latihan berjalan lancar, kendala perizinan pemain yang berkarier di luar negeri memicu kekecewaan juru taktik asal Inggris tersebut karena beberapa klub menolak melepas aset mereka.

Dari lima pemain abroad yang dipanggil, hanya Tim Geypens yang bisa bergabung karena statusnya sudah tidak memperkuat FC Emmen, sementara sisanya masih tertahan di klub masing-masing.

"Mungkin ada juga beberapa pemain yang saat ini sedang mencari klub dan ikut ambil bagian." kata John Herdman, Pelatih Timnas Indonesia sebagaimana dilansir dari bolasport.com.

"Namun mayoritas berasal dari Super League." lanjut John Herdman.

"Bahkan beberapa klub luar negeri tidak bersedia melepas pemain mereka." tambah John Herdman.

"Saya sedikit kecewa karena mereka sebenarnya masih berada dalam masa pramusim," tutur John Herdman.

Penolakan tersebut berdampak langsung pada absennya sejumlah talenta muda potensial, termasuk penyerang Macarthur FC yang dipastikan gagal memperkuat skuad Garuda.

"Ini merupakan kesempatan besar bagi pemain seperti Luke Vickery." ungkap John Herdman.

"Turnamen ini bisa menjadi ajang yang sangat baik untuknya, tetapi sayangnya klubnya tidak mengizinkan dia bergabung," sesal John Herdman.

Kendati komposisi tim belum lengkap, Indonesia mengantongi modal impresif berupa catatan 16 kemenangan dan satu hasil imbang dari total 17 pertemuan melawan Kamboja sejak tahun 1995.

Berdasarkan data dari bola.com, rekor di panggung Piala AFF bahkan mencatat kemenangan sempurna di enam bentrokan, termasuk keunggulan terbesar 8-0 pada edisi 2004 serta kemenangan 2-1 pada laga terakhir tahun 2022.

Setelah menghadapi Kamboja di Stadion Pakansari, timnas Indonesia yang tergabung di Grup A akan melanjutkan perjuangan fase grup melawan Singapura, Vietnam, dan Timor Leste.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author