Sebelas Wakil Indonesia Siap Berlaga di Japan Open 2026

Share

Sebanyak 11 wakil bulu tangkis Indonesia bersiap memulai perjuangan dalam turnamen BWF World Tour Super 750 Japan Open 2026 yang berlangsung di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jepang, mulai Selasa (14/7/2026).

Tim Indonesia telah bertolak ke Jepang pada Minggu (12/7/2026) dan menyelesaikan latihan perdana untuk beradaptasi dengan arena pertandingan. Jumlah perwakilan menyusut menjadi 11 setelah ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu mundur akibat cedera, serta Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil absen karena persiapan dinilai belum maksimal oleh pelatih.

Turnamen ini menjadi momen emosional bagi tunggal putra berusia 19 tahun, Mohammad Zaki Ubaidillah, yang mencatatkan debut di level Super 750 setelah masuk dari daftar tunggu menggantikan Victor Lai asal Kanada.

"Level 750 ini banyak pemain top. Saya tak sabar bertemu mereka. Saya berharap bisa melawan Anders Antonsen di babak 16 besar," ujar Ubed, sapaan akrab Mohammad Zaki Ubaidillah, dalam keterangannya di Pelatnas PBSI.

Pemain yang juga merupakan juara Thailand Masters 2026 itu menargetkan performa maksimal untuk menembus jajaran pemain elite dunia.

"Mengenai target pribadi, saya inginnya bisa melangkah jauh di Japan Open 2026. Masuk 8 besar lah," imbuhnya.

Ubed menyadari bahwa kompetisi kasta tertinggi ini menuntut kesiapan mental yang jauh lebih kuat karena langsung berhadapan dengan para pemain senior dunia.

“Senang bisa bermain di Japan Open, apalagi ini menjadi Super 750 pertama saya. Tahun ini memang saya menargetkan bisa tampil di level 750 dan 1000, jadi bersyukur target itu bisa tercapai,” kata Ubed lewat keterangan resmi yang dilansir Harian Disway pada Senin (13/7/2026).

Ubed dijadwalkan bersua wakil Denmark, Rasmus Gemke, pada babak pertama dan telah menyesuaikan diri dengan kondisi kok di arena pertandingan.

“Pasti kalau dari saya, terutama mental dan semangatnya, tidak boleh kendur. Harus bisa mengontrol diri juga karena pastinya nggak mudah ketemu pemain senior. Semoga bisa menampilkan yang terbaik dan bisa menjalani apa yang sudah saya siapkan sebelumnya,” imbuhnya.

Sementara itu, sektor tunggal putri Indonesia kembali mengandalkan Putri Kusuma Wardani sebagai satu-satunya perwakilan yang ditargetkan mampu menembus babak semifinal.

"Alhamdulillah untuk persiapan semua berjalan dengan lancar. Dari teknik dan fisik sudah ditambahin semua dari sebulan yang lalu," kata Putri Kusuma Wardani saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, dilansir dari detikSport.

Pebulutangkis peringkat enam dunia tersebut telah memetakan kekuatan lawan di sektor tunggal putri yang sejauh ini masih didominasi pemain papan atas.

"Soal persaingannya pasti Top 4. An Se young, Han Yue, Chen Yu Fei sih menurut aku gitu. Itu sih masih lawan terberat," kata atlet berusia 23 tahun itu.

Putri akan mengawali langkahnya di babak pertama melawan Beiwen Zhang asal Amerika Serikat yang memiliki rekor pertemuan unggul 2-1 atas dirinya.

"Menurut aku, walaupun dia lebih senior, tapi lawan punya variasi pukulan yang mirip dengan Kak Gregoria (Mariska Tunjung). Jadi lawan mungkin akan cukup menyulitkan bolanya gitu. Ya, target sih inginnya bisa semifinal," tutur Putri.

Selain sektor tunggal, Indonesia menurunkan tiga ganda putra yang dipimpin Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, tiga ganda putri termasuk Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi, serta Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah di ganda campuran. Seluruh rangkaian pertandingan turnamen ini dapat disaksikan secara langsung melalui platform Vidio.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author