Pep Guardiola Jalani Laga Perpisahan Emosional Bersama Manchester City

Share

Pertandingan emosional segera tersaji pada pekan pemungkas Premier League 2025/2026 di Etihad Stadium. Manchester City dijadwalkan menjamu Aston Villa dalam laga yang menjadi momen perpisahan bagi pelatih legendaris Pep Guardiola.

Seperti dikutip dari Bola, manajer asal Spanyol tersebut akan menyudahi masa baktinya setelah 10 tahun penuh gelimang trofi bersama The Citizens. Pertemuan kontra Aston Villa bakal menandai akhir era kepemimpinannya di klub.

Langkah Manchester City untuk mempertahankan mahkota Premier League musim ini dipastikan kandas. Hasil imbang 1-1 saat melawan Bournemouth membuat Arsenal mengunci gelar juara liga musim ini.

Meskipun demikian, armada Etihad Stadium tetap mencatatkan musim yang cukup sukses. Mereka berhasil mengamankan trofi Piala FA dan Carabao Cup, serta dipastikan finis di peringkat kedua klasemen akhir.

Pertandingan menghadapi Aston Villa juga membawa catatan sejarah baru bagi Guardiola. Mantan pelatih Barcelona itu akan melakoni laga ke-593 sekaligus yang terakhir sebagai juru taktik Manchester City.

Jumlah penampilan tersebut resmi melewati rekor milik Les McDowall. Hasil ini menempatkan nama Guardiola sebagai manajer dengan jumlah pertandingan terbanyak sepanjang sejarah sejarah klub asal Manchester tersebut.

Satu dekade menangani Manchester City, Guardiola sukses menyumbangkan total 20 trofi ke lemari klub, termasuk enam titel Premier League. Beliau juga memegang rekor persentase kemenangan terbaik di kompetisi tertinggi Inggris untuk manajer permanen dengan angka 70,9 persen.

The Citizens mengantongi modal rekam jejak kandang yang sangat superior atas Aston Villa. Tim tuan rumah tercatat berhasil memenangkan 19 dari 20 pertandingan kandang terakhir mereka melawan klub asal Birmingham itu di kancah liga.

Dominasi tersebut kian menegaskan keperkasaan Manchester City di Etihad. Mereka tercatat selalu memetik poin penuh dalam 15 duel kandang berturut-turut kontra Villa sejak tahun 2007.

Di sisi lain, Aston Villa bertamu ke Manchester membawa modal kepercayaan diri yang sangat tinggi. Tim besutan Unai Emery tersebut baru saja mengukuhkan diri sebagai jawara Liga Europa 2025/2026.

Keberhasilan merengkuh trofi kompetisi Eropa didapat setelah mereka menumbangkan Freiburg dengan skor telak 3-0 di partai final. Gelar tersebut sekaligus menjadi piala kejuaraan Eropa pertama bagi kubu Villa dalam kurun waktu 44 tahun terakhir.

Aston Villa juga telah mengamankan tiket untuk berlaga di pentas Liga Champions musim depan. Kepastian ini diperoleh setelah mereka dipastikan mengunci posisi di peringkat lima besar klasemen akhir Premier League.

Situasi tersebut membuat jalannya pertandingan di Etihad Stadium sudah tidak lagi berpengaruh pada posisi kedua tim di klasemen. Kendati begitu, laga diprediksi tetap berjalan menarik mengingat atmosfer perpisahan yang kental.

Momen perpisahan di kubu Manchester City tampaknya tidak hanya milik sang manajer. Laga pekan terakhir ini disinyalir akan menjadi penampilan pemungkas bagi Bernardo Silva dan John Stones yang masa kontraknya habis di akhir musim.

Beberapa pilar utama Manchester City juga diprediksi akan diturunkan sejak menit pertama oleh sang pelatih. Sejumlah nama seperti Phil Foden, Erling Haaland, hingga Tijjani Reijnders diperkirakan bakal mengisi susunan pemain utama.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author