Assassin’s Creed Black Flag Resynced Tembus Dua Juta Unit Meski Sempat Dikritik

Share

Antusiasme tinggi menyambut kehadiran versi pembuatan ulang dari Assassin’s Creed IV: Black Flag sejak pertama kali diumumkan pada Maret lalu. Game yang kini resmi bertajuk Assassin’s Creed Black Flag Resynced tersebut telah resmi meluncur ke pasaran pada 9 Juli lalu. Seperti dilansir dari Gamebrott, tingginya minat para penggemar dibuktikan melalui angka penjualan yang dilaporkan telah menembus dua juta unit.

Selain itu, popularitasnya terlihat dari jumlah pemain bersamaan atau concurrent players yang menyentuh angka 104.756 orang. Puncak jumlah pemain tersebut berhasil dicapai pada periode akhir pekan lalu setelah peluncuran resminya. Angka ini memicu ketertarikan mengenai kemungkinan adanya lonjakan jumlah pemain yang lebih tinggi pada periode selanjutnya.

Meskipun mencatatkan angka pemain yang sangat tinggi, game ini sempat menghadapi respons kontras dari komunitas. Pada hari pertama perilisan, predikat ulasan untuk Assassin’s Creed Black Flag Resynced di platform Steam sempat anjlok ke kategori "Mostly Negative".

Beberapa poin utama yang memicu gelombang keluhan dari para pemain meliputi masalah teknis seperti crash berkala setiap beberapa jam dan kelancaran cutscene yang dikunci pada 30 fps, meskipun hal ini kemudian dikonfirmasi sebagai bug. Pemain juga mengeluhkan kewajiban untuk terhubung dengan Ubisoft Connect, hilangnya berbagai fitur dari versi orisinal, serta total harga keseluruhan DLC yang melebihi harga game utamanya. Kendati demikian, situasi tersebut perlahan membaik seiring berjalannya waktu hingga predikat ulasannya bergeser menjadi "Mixed". Saat ini, ulasan untuk Assassin’s Creed Black Flag Resynced di Steam telah mengalami pemulihan yang signifikan dan bertengger di predikat "Mostly Positive".

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author