Developer Gencar Kembangkan Emulator PS5 Pasca Rencana Sony Hapus Game Fisik
Rencana Sony untuk meninggalkan format game fisik dan beralih sepenuhnya ke media digital mulai tahun 2028 memicu reaksi besar. Kebijakan ini berdampak luas bagi ekosistem industri, mulai dari toko game, pengembang, hingga penerbit video game. Dampak dari pengumuman tersebut memicu akselerasi pengerjaan emulator PlayStation 5 oleh para pengembang independen.
Seperti dilansir dari Gamebrott, proyek emulasi konsol generasi terbaru ini kini sedang gencar dikembangkan di platform PC. Salah satu perkembangan yang menjadi sorotan di komunitas adalah emulator bernama SharpEmu. Pengguna akun X @iExplosiveRage melaporkan bahwa emulator tersebut telah berhasil memuat game Demon's Souls hingga ke bagian menu utama, meskipun kemudian mengalami masalah layar hitam.
Selain Demon's Souls, akun @iExplosiveRage mengabarkan bahwa SharpEmu sudah mampu menjalankan game indie berjudul Dreaming Sarah. Berbeda dengan proyek sebelumnya, game indie ini dilaporkan dapat berfungsi secara normal dan bisa dimainkan oleh pengguna.
Tim di balik SharpEmu terus mematangkan sistem dengan merilis pembaruan terkini yang mencakup optimalisasi dan perbaikan bug. Langkah agresif ini berjalan beriringan dengan meluasnya kekecewaan sebagian komunitas gamer terhadap keputusan Sony beralih ke digital. Selain pergerakan dari tim SharpEmu, penelusuran di platform GitHub menunjukkan adanya dua proyek emulator PlayStation 5 lain yang sedang berjalan. Kedua perangkat lunak tersebut adalah RPCSX dan Kyty atau KytyPS5 untuk sistem operasi Windows.
Di antara keduanya, KytyPS5 menjadi proyek yang memperlihatkan perkembangan paling dinamis belakangan ini. Laporan terbaru mengonfirmasi bahwa emulator ini sudah dapat memuat game Silent Hill: The Short Message, walau masih tertahan di bagian splash screen. Berdasarkan catatan rilis di repositori GitHub, KytyPS5 versi 0.0.3 WIP diklaim sudah bisa mengakses beberapa judul game. Daftar game tersebut meliputi Disgaea 6, Cult of the Lamb, Dreaming Sarah, Dead Cells, Cat Quest III, PowerWash Simulator, serta PAC-MAN WORLD.
Sejauh ini belum dapat dipastikan apakah deretan game tersebut dapat dimainkan secara utuh atau hanya sebatas meluncurkan aplikasi lalu mengalami crash. Kendati fungsionalitasnya belum sempurna, komunitas gamer tetap menaruh harapan besar agar proyek emulasi PC ini terus berjalan lancar.