Linda Noskova Raih Gelar Juara Wimbledon Dua Ribu Dua Puluh Enam
Petenis Ceko Linda Noskova berhasil meraih gelar tunggal putri Grand Slam pertamanya setelah menundukkan sesama petenis Republik Ceko, Karolina Muchova, di turnamen Wimbledon pada Sabtu, 11 Juli 2026.
Dilansir dari CNN, Noskova yang menempati unggulan kesembilan memenangi laga final tiga set dengan skor 6-2, 5-7, dan 6-3 di Centre Court, London. Kemenangan ini mencatatkan namanya sebagai juara tunggal putri Wimbledon termuda sejak Petra Kvitova pada tahun 2011.
Noskova sempat unggul 5-2 pada set kedua dan melewatkan lima kali peluang match point sebelum akhirnya Muchova merebut set tersebut dengan skor 7-5. Kendati demikian, petenis berusia 21 tahun itu bangkit pada set penentu untuk mengunci kemenangan di final major pertamanya.
Pertandingan ini mengukir sejarah sebagai momen pertama di Open Era ketika dua petenis putri Republik Ceko saling berhadapan untuk memperebutkan gelar tunggal utama. Laga ini juga menjadi final sesama petenis dari satu negara yang pertama di All England Club sejak final sesama petenis Amerika Serikat antara Serena dan Venus Williams pada 2009.
Keberhasilan Noskova menjadikannya wanita Ceko ketiga dalam empat tahun terakhir yang mengangkat piala Venus Rosewater Dish. Prestasi serupa sebelumnya diraih oleh Marketa Vondrousova pada 2023 dan Barbora Krejcikova pada 2024.
"I don’t know how to hold it, so that’s the first thing. It feels incredible." kata Noskova saat upacara penyerahan piala.
Sambil memegang trofi perak ikonik tersebut, Noskova memuji perjuangan Muchova dan menegaskan bahwa pencapaian hari itu adalah kemenangan besar bagi seluruh negaranya.
"All these matches have been so tough, so physically or mentally tough. … It’s never easy to get the last point. (Karolina), you really made me work for it," ujar Noskova.
Noskova juga menyatakan kebahagiaannya karena bisa berbagi panggung final Grand Slam pertamanya bersama Muchova di London.
"I’m so glad that I could play my first Grand Slam final with you." tutur Noskova.
Ia menambahkan bahwa para penggemar tenis di kampung halaman mereka pasti merasa bangga melihat pencapaian bersejarah ini.
"I think we made history today. I believe that all our Czech fans at home are proud of us, so no matter the result today, I think it was a good day for both of us." ucap Noskova.
Di sisi lain, kekalahan ini membuat Karolina Muchova yang berusia 29 tahun harus puas menjadi runner-up Grand Slam untuk kedua kalinya. Sebelumnya, petenis unggulan ke-10 itu juga menjadi runner-up di Roland Garros 2023 saat menghadapi Iga Swiatek.
"Even though I’m pretty disappointed now, but when I look to my corner … Sorry. I’m sorry, it’s emotional," kata Muchova sembari menahan air mata di hadapan penonton.
Muchova sempat menangis saat melihat ke arah kotak tim pendukungnya sebelum menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga dan kerabatnya.
"When I look to my corner, I have all my friends and family who canceled their plans and came here today for me. I appreciate it a lot." ujar Muchova.