Pemilik Restoran di China Memaafkan Karyawan Penyebab Kebakaran
Seorang pemilik restoran barbecue di Zhengzhou, Provinsi Henan, China, bernama Liang memaafkan karyawannya yang secara tidak sengaja memicu kebakaran besar di tempat usahanya pada Kamis (11/07/2026). Pemilik tempat kuliner tersebut memilih menolak ganti rugi demi meringankan beban finansial sang pekerja.
Insiden tersebut dilaporkan terjadi saat pergantian shift kerja ketika seorang juru masak berusia 27 tahun bernama Liu lupa mematikan kompor. Kobaran api dari wajan berisi minyak dengan cepat menyebar dan menghanguskan area dapur, gudang, hingga ruang makan VIP.
Petugas pemadam kebakaran akhirnya berhasil memadamkan api, dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Restoran mengalami kerusakan parah akibat amukan si jago merah, seperti dilansir dari Detik Food yang mengutip laporan South China Morning Post.
Merasa bersalah atas kelalaiannya, Liu sempat menulis surat pengakuan utang dan berniat mencicil ganti rugi melalui pemotongan gajinya sebesar 3.000 yuan atau sekitar Rp8 juta setiap bulan. Namun, Liang langsung merobek surat kesepakatan utang tersebut di hadapan sang karyawan.
"Kita hadapi semuanya bersama-sama," kata Liang sambil menepuk bahu karyawannya.
Liang yang sudah berkecimpung di bisnis kuliner selama lebih dari dua dekade ini menegaskan komitmennya untuk menanggung seluruh kerugian material secara mandiri tanpa membebankan pekerjanya.
"Dia dan keluarganya bisa hancur karena utang ini. Karena itu saya memilih menanggung seluruh kerugiannya sendiri," ujar Liang.
Aksi sosial ini memicu simpati dari berbagai pihak termasuk para karyawan lain yang ikut mengumpulkan dana, pemilik bangunan yang meringankan biaya sewa, hingga perusahaan layanan pesan antar makanan yang memberikan bantuan modal awal. Selama masa pemulihan dan penutupan tempat usaha, Liang tetap membayarkan uang tunjangan kepada seluruh dari total 20 pegawainya sehingga tidak ada satu pun karyawan yang mengundurkan diri.