AC Milan Pertahankan Ardon Jashari dalam Perombakan Lini Tengah
Pelatih baru AC Milan Ruben Amorim memutuskan untuk mempertahankan gelandang Swiss Ardon Jashari dalam proyek teknisnya meski sang pemain sempat mengalami musim debut yang sulit akibat cedera fibula.
Dilansir dari La Gazzetta dello Sport, keputusan klub berjuluk Rossoneri untuk memblokir kepindahan Jashari didasari oleh keyakinan manajemen terhadap potensi besar sang pemain yang menyisakan kontrak jangka panjang hingga tahun 2030.
Manajemen AC Milan juga menolak ketertarikan dari sejumlah klub Liga Italia seperti Atalanta serta tim luar negeri lainnya demi memberikan kesempatan kedua bagi pemain berusia 23 tahun tersebut.
Sebaliknya, perombakan lini tengah AC Milan dilaporkan bakal mengorbankan sejumlah pemain lain seperti Youssouf Fofana dan Ruben Loftus-Cheek yang masuk dalam daftar jual pada bursa transfer musim panas ini.
Ismael Bennacer dipastikan memutus kontrak untuk pindah ke Qatar bersama Al-Shamal SC, sedangkan Warren Bondo yang baru kembali dari masa pinjaman di Cremonese dibanderol seharga 8 juta euro karena tidak cocok dengan sistem Amorim.
Sementara itu, Samuele Ricci yang dibeli dari Torino seharga 25 juta euro musim lalu juga berpeluang hengkang setelah diminati oleh Atalanta dan Atletico Madrid jika ada penawaran yang sesuai.
Di sisi lain, masa depan lini tengah Milan akan tetap melibatkan gelandang veteran asal Kroasia, Luka Modric, yang diharapkan bertahan setidaknya untuk satu musim lagi.
"He’s a player we want to keep, I’ve spoken to him twice. If necessary, I can go and speak to him again, I don’t get tired." kata Ruben Amorim, Manajer AC Milan.
Amorim menegaskan bahwa pihak manajemen dan dirinya sendiri telah berkomunikasi langsung untuk memastikan Modric tetap menjadi figur kunci di dalam skuad setelah masa istirahat Piala Dunia selesai.
"He’s incredible, he’s a key figure for us. I’m not telling you he’ll play every game, but we want to count on Modric for next season. The board has spoken to him, I’ve spoken to him: I think I’ll have him back in a few days, now he needs to rest after the World Cup." ujar Ruben Amorim, Manajer AC Milan.
Selain mempertahankan pemain senior, mantan pelatih Sporting CP tersebut juga berencana memaksimalkan potensi para pemain muda internal klub seperti Cisse dan Christian Comotto selama masa persiapan pramusim.
"Cissè and Comotto will start with us, I don’t know what will happen. We’ll find new players who weren’t there last year. If they play well, if they absorb my ideas, then we’ll find a place for them." tutur Ruben Amorim, Manajer AC Milan.
Amorim menambahkan bahwa timnya akan mengevaluasi para pemain muda terlebih dahulu sebelum mencari alternatif dari luar klub dengan tetap memperhatikan anggaran yang tersedia.
"Before looking outside, let’s look carefully inside. Then after the preseason we’ll decide, but always with an eye on the budget. The owner is here… We’ll evaluate the young players." pungkas Ruben Amorim, Manajer AC Milan.