Manchester City Pecahkan Rekor Transfer Liga Inggris Musim Panas 2026
Manchester City resmi memecahkan rekor transfer musim panas Liga Inggris setelah mendatangkan gelandang Nottingham Forest, Elliot Anderson, senilai 116 juta poundsterling atau sekitar 135 juta euro pada bursa transfer 2026.
Dilansir dari viva.co.id dan idntimes.com, pemain berusia 23 tahun tersebut diikat kontrak lima tahun hingga 2031 oleh manajer Enzo Maresca karena memiliki stamina tinggi dan fleksibilitas posisi di area tengah.
Nilai transfer Anderson menjadi pembelian termahal sepanjang sejarah The Citizens, melampaui rekor Jack Grealish saat didatangkan dari Aston Villa seharga 117,5 juta euro pada 2021 lalu.
Penjualan ini memberikan keuntungan besar bagi Nottingham Forest yang dipimpin manajer baru Oliver Glasner setelah pemilik klub, Evangelos Marinakis, memecat manajer Vitor Pereira pada akhir Juni 2026.
Sebelum hengkang ke Manchester City, Anderson sempat merespons pesan emosional perpisahan di kolom unggahan mantan pelatihnya tersebut.
"This club will always have a special place in my heart," tulis Vitor Pereira.
Pesan dari mantan arsitek tim yang sukses membawa Forest ke semifinal Liga Europa tersebut langsung mendapatkan balasan singkat dari sang gelandang.
"Thank you," tulis Elliot Anderson.
Menanggapi situasi finansial mantan klubnya yang mendadak mendapat dana melimpah, legenda sekaligus mantan bek tengah Nottingham Forest, Des Walker, memberikan pandangannya.
"Ini soal menggunakannya dengan bijak karena semua orang mengira kamu punya uang yang bisa dibuang begitu saja. Sejauh ini, selama lima tahun terakhir, kami telah mendatangkan banyak pemain. Namun di antara mereka, ada beberapa yang bagus.
Beberapa di antaranya bahkan sangat bagus. Jadi, kamu tidak bisa menyalahkan para pemain yang telah bergabung dengan klub ini." kata Des Walker kepada GOAL.
Walker menambahkan bahwa aktivitas transfer di kompetisi tertinggi Inggris selalu melibatkan risiko yang sangat besar bagi setiap manajer tim.
"Beberapa yang tidak berhasil, ya sudah. Itu sama saja dengan Liverpool, Manchester United, Manchester City; mereka semua pernah membuat kesalahan dan membeli pemain yang tidak cocok untuk tim mereka. Brian Clough yang hebat pun pernah membeli beberapa di antaranya. Jadi, setiap manajer harus bersedia mengambil risiko dan memanfaatkan peluang." ujar Des Walker.
Menurutnya, penambahan amunisi baru yang berkualitas sejak awal kompetisi sangat krusial agar klub tidak kehilangan kepercayaan diri dari para suporter setia mereka.
"Kami akan membutuhkan tambahan kekuatan. Menurut saya, akan bagus jika bisa mendatangkan pemain bintang di awal musim. Para suporter menyukainya, hal itu membuat mereka berada dalam suasana positif.
Mereka telah kehilangan salah satu pemain terbaik mereka. Jadi, akan bagus jika bisa mendatangkan darah segar untuk mencoba langsung tampil maksimal saat musim dimulai." tutur Des Walker.
Lebih lanjut, Walker mengingatkan bahwa atmosfer positif yang dibangun oleh para penggemar di dalam stadion memegang peranan penting bagi kesuksesan tim di kancah domestik.
"Saya rasa kami menutup musim dengan cukup baik. Jadi, tak bisa dipungkiri, jika kami bisa memulai dengan baik, Liga Premier memang bergantung pada awal yang baik. Karena begitu Anda memulai dengan buruk, Anda akan terus was-was, kepercayaan diri hilang, dan para penggemar pun akan berpaling." ucap Des Walker.
Dukungan penonton diakui Walker menjadi faktor yang paling krusial dalam membentuk mentalitas para pemain Eropa untuk menetapkan standar permainan tertinggi di klub.
"Forest adalah salah satu klub di mana, selama 25-30 tahun terakhir, ketika para suporter mendukung tim, tim tersebut selalu tampil baik. Begitu ada suasana negatif—apapun bentuknya di antara penonton—tim seolah-olah langsung menurun performanya." kata Des Walker.
Walker mengenang bagaimana ketatnya tuntutan penonton di masa lalu yang bahkan tetap memprotes permainan tim meski dalam posisi unggul besar.
"Sungguh lucu, sebenarnya, karena kami dulu memiliki penonton paling menyebalkan di dunia saat bertanding. Jika skornya tidak 2-3 untuk kami, mereka langsung mulai mencemooh! Tim-tim asuhan Brian Cough, dia hanya mendukung pemain yang memiliki keberanian moral yang sangat tinggi.
Kadang-kadang, saya berpikir, ‘Saya rasa dia tidak peduli apakah saya bagus atau tidak, asalkan saya punya keberanian yang cukup untuk melakukan apa yang dia inginkan’. Jadi, dia memulai timnya dengan prinsip itu. Dia tidak peduli." ujar Des Walker.
Atmosfer luar biasa dari tribun penonton diklaim mampu membalikkan prediksi pertandingan, termasuk saat mengalahkan tim besar seperti Manchester City.
"Kamu agak mengabaikan penonton sedikit saat mereka tidak mendukungmu. Saya selalu ingat saat bermain, saya pikir itu melawan QPR, kami unggul 4-0. Sepuluh menit terakhir kami hanya menguasai bola.
Para pendukung kami mencemooh karena kami tidak berusaha mencetak gol kelima. Kamu berpikir, ‘tunggu dulu’. Tapi, jujur saja, para pemain Eropa telah menetapkan standar.
Jadi, saya kira, kami berusaha mengikuti standar mereka dan kemudian kami menetapkan standar kami sendiri." tutur Des Walker.
Melalui kebersamaan dengan suporter, Forest diharapkan mampu memulai musim baru dengan hasil-hasil bagus yang terus bergulir positif.
"Selama 30 tahun terakhir, saya menyadari bahwa penonton memainkan peran paling penting. Saat pertama kali promosi dan berhasil bertahan, bisa dibilang, kami termasuk dua tim terbawah di liga dalam hal kemampuan. Namun, kami memiliki suporter terbaik dan mereka sendirian yang membuat kami tetap bertahan." ucap Des Walker.
Walker berharap kedatangan pemain baru di awal musim dapat langsung memicu efek bola salju yang membawa momentum kemenangan bagi skuad The Reds.
"Mereka bernyanyi meski kadang-kadang kami hanya menguasai bola 25% saat bermain di kandang. Dan mereka bernyanyi seolah-olah kami sedang unggul 3-0. Kami berhasil meraih hasil imbang yang tak terduga.
Kami pernah sekali mengalahkan Man City. Dan saya berpikir dalam hati, ‘para suporter itu sungguh luar biasa’." kata Des Walker.
Pernyataan Walker diakhiri dengan harapan besar agar seluruh elemen klub menyambut kompetisi mendatang dengan optimisme tinggi tanpa terpengaruh oleh hilangnya pilar penting.
"Jadi, semoga saja, jika kalian bisa mendatangkan pemain baru yang bagus di awal musim dan hal itu memberi semangat positif kepada para suporter, mereka akan mulai bersikap positif terhadap tim alih-alih berpikir, ‘oh, kami kehilangan seorang pemain dan bla-bla-bla’. Dan ini seperti efek bola salju. Kami mulai dengan dua, three, empat hasil bagus dan kami akan melanjutkannya dari sana. Jika kami memulai dengan baik, kami akan melanjutkannya dari sana." ujar Des Walker.
Selain transaksi rekor Anderson, bursa transfer musim panas 2026 yang dibuka hingga 1 September ini juga diramaikan oleh pergerakan agresif klub lain seperti Tottenham Hotspur, Liverpool, Arsenal, dan Chelsea, sementara Manchester United masih terpantau pasif setelah kehilangan pilar utama seperti Rasmus Hojlund dan Casemiro.
| Pemain | Klub Asal | Klub Baru | Nilai Transfer |
|---|---|---|---|
| Elliot Anderson | Nottingham Forest | Manchester City | £116 juta |
| Sandro Tonali | Newcastle United | Tottenham Hotspur | £92,5 juta |
| Mateus Fernandes | West Ham | Tottenham Hotspur | £82 juta |
| Anthony Gordon | Newcastle United | Barcelona | £69 juta |
| Jeremy Jacquet | Rennes | Liverpool | £60 juta |
| Jan Paul van Hecke | Brighton | Tottenham Hotspur | £52 juta |
| Marc Cucurella | Chelsea | Real Madrid | £52 juta |
| Marco Palestra | Atalanta | Chelsea | £47 juta |