Feyenoord Menghadapi Club Brugge dalam Laga Uji Coba di De Kuip
Feyenoord menjalani pertandingan uji coba melawan klub asal Belgia, Club Brugge, di Stadion De Kuip pada Sabtu, 11 Juli 2026 mulai pukul 12.00 waktu setempat. Laga ini menjadi pembuktian taktik dan intensitas permainan tim asuhan Giovanni van Bronckhorst setelah sebelumnya menang besar 0-6 atas FC Dordrecht.
Pertandingan ini juga menjadi momen debut bagi penyerang baru berumur 21 tahun, Nacho Ferri, yang diturunkan sejak awal laga setelah absen pada pekan lalu. Selain Ferri, rekrutan anyar Mika Mármol dipersiapkan untuk tampil memperkuat lini pertahanan pada babak kedua.
Pelatih Feyenoord, Giovanni van Bronckhorst, menyatakan bahwa dirinya sengaja melibatkan seluruh pemain di dalam skuad selama masa persiapan pramusim ini meskipun bursa transfer masih bergerak aktif.
"Vanaf dag één ben je daarmee bezig. Het is logisch dat je in de voorbereiding spelers hebt die kunnen weggaan of spelers die nog gaan komen. Ik wil wel dat de spelers die er nu zijn het gevoel hebben dat ze erbij horen.
Natuurlijk is de toekomst voor elke speler anders, maar daar ga ik niets in veranderen. We betrekken alle spelers bij de wedstrijden. Natuurlijk, hoe dichter je bij de competitie komt, hoe meer je naar je ideale elf gaat werken.
Ook vandaag hebben we weer twee goede elftallen." ujar Giovanni van Bronckhorst, Pelatih Feyenoord.
Van Bronckhorst menambahkan bahwa ia tidak mengharapkan performa yang sempurna dalam laga ini mengingat kedua tim masih belum diperkuat beberapa pemain inti. Skuad Club Brugge sendiri datang dengan kombinasi pemain yang banyak diisi oleh pilar muda.
"Het is wel echt een oefenwedstrijd natuurlijk. Je ziet bij beide teams dat er nog spelers ontbreken. Club Brugge heeft een mix met veel jeugdspelers, maar we hebben op een aantal zaken getraind.
Je hoopt dat dat er vandaag uit komt. Het is lekker om een week tactisch naar een oefenduel toe te werken en dan te kijken of het er vandaag uit komt. We trainen elke dag op onze principes en hoe we willen spelen." kata Giovanni van Bronckhorst, Pelatih Feyenoord.
Strategi penekanan tinggi dan permainan berenergi menjadi fokus utama yang ingin dipertahankan oleh sang pelatih dari laga sebelumnya. Evaluasi penempatan posisi dan koordinasi saat menekan lawan secara kolektif menjadi target kemajuan dalam pertandingan uji coba ini.
"Ik wil vandaag hetzelfde terugzien als tegen FC Dordrecht. Het hoge tempo, veel energie en de manier van drukzetten. Als het kan willen we de tegenstander heel vroeg vastzetten.
Lukt dat niet, dan moeten we dicht bij elkaar blijven. Op de momenten dat we druk zetten, moeten we dat met z'n allen doen. Daarin moeten we steeds beter gaan herkennen wanneer we dat moeten doen.
Vandaag is dat een mooie wedstrijd om daarin stappen te zetten." ucap Giovanni van Bronckhorst, Pelatih Feyenoord.
Menutup keterangannya, Van Bronckhorst mengonfirmasi kesiapan para pemain baru untuk mendapatkan menit bermain dalam laga ini. Kehadiran mereka dinilai penting agar proses adaptasi dengan rekan setim di lapangan berjalan cepat.
"Heel goed dat ze er bij zijn! We hebben een aantal nieuwe spelers die minuten kunnen maken vandaag. Nacho start vandaag.
Vorige week kwam dat nog net te vroeg. We kunnen hem vandaag testen en hij kan aan zijn medespelers wennen in een wedstrijd. Mika Mármol kan dat in de tweede helft gaan doen." tutur Giovanni van Bronckhorst, Pelatih Feyenoord.
Feyenoord menurunkan Timon Wellenreuther sebagai penjaga gawang sekaligus kapten, dikawal lini belakang yang diisi Givairo Read, Jeremiah St. Juste, Thijs Kraaijeveld, dan Jordan Lotomba. Sektor tengah dihuni Charles Vanhoutte, Oussama Targhalline, serta Luciano Valente, sedangkan lini depan memercayakan Calvin Stengs, Nacho Ferri, dan Gonçalo Borges.
Di bangku cadangan, Shaqueel van Persie kembali masuk dalam daftar susunan pemain untuk pertama kalinya sejak pemecatan ayahnya, Robin van Persie. Penyerang berusia 19 tahun itu melewatkan laga kontra FC Dordrecht dan kini menanti kesempatan bermain.
Dilansir dari 1908.nl, jalannya pertandingan babak pertama menunjukkan Feyenoord tampil menekan sejak menit awal. Peluang emas didapatkan pada menit ke-7 melalui sundulan St. Juste yang membentur mistar gawang, disusul tendangan Borges pada menit ke-16 yang mengenai tiang gawang setelah menerima umpan serangan balik dari Ferri.
Laga uji coba ini juga menerapkan hitteprotocol atau protokol cuaca panas oleh manajemen Feyenoord karena suhu tinggi yang melanda area stadion. Penonton diizinkan membawa botol air plastik tanpa tutup serta tabung tabir surya, sementara pihak klub menyediakan fasilitas air minum gratis di area toilet dan tribun teduh tambahan di cincin kedua stadion.
Selepas menghadapi Club Brugge, agenda pertandingan uji coba Feyenoord berikutnya dijadwalkan melawan Sporting Charleroi, Rayo Vallecano, dan Atalanta.