Stale Solbakken Sebut Inggris Favorit di Perempat Final Piala Dunia

Share

Pelatih tim nasional Norwegia Stale Solbakken menyebut Inggris sebagai tim yang lebih diunggulkan untuk melaju ke babak semifinal Piala Dunia 2026 menjelang pertandingan perempat final kedua tim di Miami pada Sabtu waktu setempat.

Norwegia berhasil menembus fase delapan besar setelah menumbangkan juara dunia lima kali, Brasil, di babak 16 besar.

Dilansir dari BBC Sport, Solbakken menilai status unggulan yang disematkan kepada tim asuhan Thomas Tuchel tersebut tidak berada dalam posisi yang mutlak.

"They are favourites, but they're not big, big favourites." kata Stale Solbakken, Pelatih Timnas Norwegia.

Pernyataan tersebut disampaikan Solbakken dalam sesi wawancara khusus sebelum dirinya menghadiri konferensi pers resmi di Stadion Miami.

"I think England have more pressure than us." kata Stale Solbakken, Pelatih Timnas Norwegia.

Mantan manajer Wolverhampton Wanderers tersebut menegaskan bahwa tekanan di dalam lapangan tidak akan memengaruhi fokus anak asuhnya setelah peluit kick-off dibunyikan.

"But we also put pressure on our performance. Once the game starts I don't think the players think about the pressure." kata Stale Solbakken, Pelatih Timnas Norwegia.

Skuad Norwegia saat ini diperkuat oleh sejumlah pilar Liga Primer Inggris, termasuk kapten Arsenal Martin Odegaard dan penyerang Manchester City Erling Haaland.

"Brazil and England are maybe the two biggest nations we could meet at this World Cup in terms of history," kata Stale Solbakken, Pelatih Timnas Norwegia.

Pertandingan ini juga memicu sorotan tajam pada produktivitas Erling Haaland yang telah mengemas tujuh gol sepanjang turnamen dan kapten Inggris Harry Kane yang mencetak enam gol.

"It's Norway against England." kata Stale Solbakken, Pelatih Timnas Norwegia.

Solbakken menolak anggapan bahwa laga babak perempat final ini hanya akan menjadi panggung persaingan individu antara kedua penyerang tajam tersebut.

"It's not a secret that Kane is match-winner number one for England and Erling is match-winner number one for us." kata Stale Solbakken, Pelatih Timnas Norwegia.

Ia mengingatkan bahwa memfokuskan seluruh perhatian kepada Haaland akan meremehkan peran krusial dari para pemain Norwegia lainnya.

"There's no doubt that he [Haaland] is our biggest match-winner, but I think you underestimate some of the other players if you think that's the whole theme." kata Stale Solbakken, Pelatih Timnas Norwegia.

Solbakken menambahkan bahwa penyerang andalannya tetap membutuhkan pasokan bola yang matang dari rekan setim untuk mencetak gol.

"He also needs service, but you can't deny that he is a big, big match-winner for us." kata Stale Solbakken, Pelatih Timnas Norwegia.

Ketangguhan Inggris saat mengalahkan Meksiko 3-2 di babak sebelumnya dengan sepuluh pemain turut menuai pujian dari Solbakken.

"We need to compete and defend properly. We need to concentrate on the pitch and then we can be ourselves." kata Stale Solbakken, Pelatih Timnas Norwegia.

Ia menyoroti kemampuan Thomas Tuchel dalam memaksimalkan potensi para pemain kunci Inggris seperti Jude Bellingham dan Declan Rice.

"Jude Bellingham and Kane score from great positions. I think the most impressive [England] game came when they were better than Mexico." kata Stale Solbakken, Pelatih Timnas Norwegia.

Solbakken menilai organisasi permainan Inggris tetap solid di lini tengah dan memiliki variasi serangan yang berbahaya dari sektor sayap.

"Mexico created very few chances and I think Tuchel managed to get their best players in good position. And being match-winners like Bellingham, Kane – they have several options on the wings which means that if one doesn't have the day, another comes in and then obviously does something good, then steady out in the middle of the park with Elliot Anderson and Declan Rice." kata Stale Solbakken, Pelatih Timnas Norwegia.

Terkait penguasaan bola, Norwegia mencatat angka 66,4 persen saat menang atas Brasil, namun situasi berbeda diprediksi terjadi melawan Inggris.

"No I don't." kata Stale Solbakken, Pelatih Timnas Norwegia.

Suhu udara yang panas di Miami membuat tim kepelatihan Norwegia memilih untuk menurunkan intensitas latihan demi menjaga kebugaran fisik.

"It's getting hotter. We have trained very lightly. We've not done as much hard work [in training]. We have had technical sessions but in a lower tempo." kata Stale Solbakken, Pelatih Timnas Norwegia.

Solbakken menegaskan fokus utama timnya saat ini adalah memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi segar di hari pertandingan.

"It's all about being fresh for tomorrow." kata Stale Solbakken, Pelatih Timnas Norwegia.

Keberhasilan menembus perempat final merupakan pencapaian tertinggi Norwegia sejak terakhir kali berpartisipasi di Piala Dunia pada tahun 1998.

"It [the World Cup run] has brought the country together. The whole of Norway is looking forward to tomorrow." kata Stale Solbakken, Pelatih Timnas Norwegia.

Di akhir konferensi pers, Solbakken yang mengidolai Liverpool memberikan penghormatan kepada legenda Inggris Kevin Keegan yang sedang berjuang melawan kanker stadium empat.

"My biggest regret in World Cup history is that Kevin Keegan did not score when he came on against Spain in 1982," kata Stale Solbakken, Pelatih Timnas Norwegia.

Solbakken mengenang masa kecilnya di mana ia selalu menyaksikan tayangan Match of the Day untuk melihat aksi pesepak bola idolanya tersebut.

"He was my big hero. I hope Kevin is well." kata Stale Solbakken, Pelatih Timnas Norwegia.

Solbakken menutup sesi dengan menyampaikan salam hangat secara terbuka kepada mantan kapten tim nasional Inggris tersebut.

"We had Match of the Day on the television from the late 1960s and early 1970s when it was one game on the telly, and everyone had a team they followed." kata Stale Solbakken, Pelatih Timnas Norwegia.

Pemenang dari laga perempat final ini dijadwalkan akan menghadapi Argentina atau Swiss pada hari Rabu pekan depan di Atlanta.

"My team was Liverpool and Kevin was my man. So I say hello to Kevin." kata Stale Solbakken, Pelatih Timnas Norwegia.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author