BKN Siapkan Pendaftaran Seleksi Sekolah Kedinasan Periode 2026
Badan Kepegawaian Negara (BKN) tengah mempersiapkan pembukaan pendaftaran seleksi sekolah kedinasan tahun akademik 2026/2027 pascapelaksanaan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Dilansir dari Detikcom pada Kamis (1/7/2026), pemerintah hingga kini belum menetapkan tanggal resmi pembukaan pendaftaran reguler untuk periode tersebut.
Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN, Wisudo Putro Nugroho, mengonfirmasi bahwa pihaknya saat ini masih berfokus menyelesaikan persiapan untuk seleksi lain sebelum mengumumkan jadwal sekolah kedinasan.
"Ditunggu aja ya," ujar Wisudo Putro Nugroho, Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN melalui pesan singkat.
Sembari menunggu pengumuman dari BKN, salah satu instansi kedinasan yaitu Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN telah meluncurkan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru untuk lulusan jenjang pendidikan tinggi (SPMB-PT) Tahun 2026 yang dikhususkan bagi pegawai kementerian maupun pemerintah daerah.
"Halo, Staners Alumni! Siap #KembalikePKNSTAN? Pengumuman Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru PKN STAN Tahun 2026 untuk lulusan jenjang Pendidikan Tinggi (SPMB-PT) sudah terbit! Simak ketentuan dan informasi lengkapnya di tautan berikut [https://pknstan.ac.id/id/spmb_pt_26](https://pknstan.ac.id/id/spmb_pt_26) atau tautan di bio," tulis informasi di akun Instagram @pknstan yang dikutip pada Jumat (3/7/2026).
Berdasarkan laporan dari Medcom.id, jalur SPMB-PT PKN STAN ini menyediakan kuota sebanyak 365 mahasiswa yang terbagi menjadi 200 kuota Program Sarjana Terapan dan 165 kuota Program Diploma III. Pendaftaran serta pengunggahan berkas secara daring untuk jalur pegawai tersebut dijadwalkan berlangsung pada 14 hingga 20 Juli 2026.
Di sisi lain, bagi calon lulusan SMA/SMK sederajat yang berminat mendaftar ke sekolah kedinasan di bawah naungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui skema pola pembibitan, persyaratan tahun lalu dapat dijadikan acuan sementara. Aturan tersebut mencakup batas usia minimal 16 tahun dan maksimal 23 tahun per 1 September, serta nilai rata-rata rapor minimal 70,00 dari skala 100.
Kemenhub juga menerapkan syarat fisik berupa tinggi badan minimal 160 cm untuk laki-laki dan 155 cm untuk perempuan, kecuali untuk program studi penerbangan tertentu yang menetapkan standar lebih tinggi. Tahapan seleksi nantinya akan menggunakan sistem gugur, meliputi seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), tes kesehatan, psikotes, hingga tes kebugaran jasmani dan wawancara.