Revand Narya Rugi Miliaran Rupiah Akibat Tudingan Utang di Medsos
Artis Revand Narya menderita kerugian materiil hingga miliaran rupiah dan kehilangan sejumlah kontrak kerja akibat tuduhan sepihak di media sosial yang menyebut dirinya memiliki utang sebesar Rp190 juta. Perkara dugaan fitnah ini telah dilaporkan sang artis ke Polres Metro Jakarta Pusat, kemarin, sebagaimana dilansir dari Detik Hot.
Dampak dari unggahan tersebut langsung memukul mata pencaharian Revand, termasuk pembatalan kontraknya sebagai duta merek (brand ambassador) serta penangguhan proyek baru lainnya.
"Tadinya sebagai brand ambassador, saya harus berhenti. Terus setelah itu juga saya akan ada satu lagi project. Itu jadi gimana ya, jadi gantung sekarang jadinya. Nilainya lumayan," kata Revand Narya di Polres Metro Jakarta Pusat, Kemayoran, kemarin.
Revand membenarkan bahwa akumulasi kerugian finansial dari pemutusan kerja sama dan proyek yang menggantung tersebut telah mencapai angka yang sangat besar.
"Ya, mencapai," jawab Revand.
Kuasa hukum Revand, Ricci, menyatakan bahwa rincian nilai kerugian kliennya telah diserahkan secara resmi kepada pihak kepolisian.
"Lumayan lah. Kita sudah serahkan ke penyidik, biar nanti penyidik yang menelusuri itu semua," ujar Ricci.
Menurut Revand, dampak paling berat dari persoalan ini adalah kerusakan reputasi yang mengancam kariernya, mengingat saat ini ia aktif berprofesi di bidang keuangan yang sangat bergantung pada kepercayaan publik.
"Ya harapannya semoga nanti berjalan dengan baik dan lancar aja, dan paling gak nama saya kembali lah. Itu yang paling penting sih ya, soalnya ini masalahnya pekerjaan saya juga kan mirip-mirip di bidang finance juga, nah ini kasusnya finance gimana sih? Jadinya ngerusak nama saya gitu loh," tuturnya.
Kondisi psikologis Revand juga terpukul karena narasi bohong tersebut menyebar luas dan disaksikan oleh banyak rekan maupun pengikutnya di jejaring sosial.
"Ya itu, itu yang paling berat. Iya, itu yang paling berat karena mutual tadi itu kan jadi nama kita jadi rusak," ucapnya.
Pihaknya memastikan tidak pernah terlibat dalam urusan pinjam-meminjam uang dengan individu-individu yang berada di lingkaran pertemanannya tersebut.
"Ya kenal aja, tapi nggak ada masalah utang piutang gitu lo somutuall tersebut," pungkasnya.
Sebelumnya, laporan pencemaran nama baik ini dilayangkan setelah akun Instagram @Edwin.bahari mengunggah tuduhan utang Rp190 juta tersebut. Revand menegaskan sama sekali tidak mengenal pemilik akun maupun pihak penagih, dan kini menyerahkan penanganan kasus sepenuhnya kepada penyidik Polres Metro Jakarta Pusat.