Harga Tembaga Naik di LME Dipicu Konflik Timur Tengah

Share

Harga tembaga di London Metal Exchange stabil pada level US$13.496 per metrik ton pada Jumat (10/7/2026) pukul 14.33 waktu Singapura, yang menandakan tren kenaikan mingguan kedua berturut-turut akibat pulihnya sentimen investor dari dampak ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Kinerja komoditas logam ini mengalami penguatan sekitar 1 persen sepanjang pekan, bergerak sejalan dengan aset-aset berisiko lainnya, sebagaimana dilansir dari Bloombergtechnoz. Pemulihan pasar ini terjadi setelah para pelaku pasar mengabaikan potensi hambatan permintaan yang sempat muncul akibat serangan baru Amerika Serikat terhadap Iran pada awal pekan.

Kondisi pasar kini cenderung stabil seiring berlanjutnya pembicaraan teknis selama dua hari antara pihak AS dan Iran untuk mencari solusi permanen atas konflik tersebut.

Kembalinya eskalasi perang besar dikhawatirkan dapat mengganggu pasokan energi global melalui Selat Hormuz, yang berisiko menekan pertumbuhan ekonomi serta permintaan komoditas industri seperti tembaga. Komoditas tembaga sendiri terus bergerak dalam rentang perdagangan yang ketat sejak kesepakatan gencatan senjata sementara bulan lalu, dan pergerakannya kini dinilai sebagai indikator pertumbuhan global.

Para pedagang saat ini sedang menantikan rilis data ekonomi AS pada Jumat sore guna mendapatkan petunjuk mengenai kebijakan moneter Federal Reserve selanjutnya. Suku bunga yang lebih tinggi dari The Fed biasanya menekan minat investor terhadap komoditas yang tidak menghasilkan imbal hasil.

Sementara itu, pergerakan logam industri lainnya di bursa London menunjukkan hasil beragam, dengan aluminium yang menguat 0,3 persen serta timbal yang melemah 0,2 persen.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: ekonomi komoditas lme tembaga
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author