BNI Perkuat Transaksi Digital UMKM Batik di Puspa Nuswantara 2026

Share

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkokoh dukungannya terhadap sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) batik dalam ajang Pameran Puspa Nuswantara 2026. Langkah ini diambil untuk memperluas penetrasi pasar dan mempercepat digitalisasi transaksi finansial bagi pelaku ekonomi kreatif nasional. Dilansir dari Bloomberg Technoz, pameran bertema "Rupa Makna Tambal Nusantara" ini diinisiasi oleh Asosiasi Perajin dan Pengusaha Batik Indonesia (APPBI).

Agenda ini berlangsung di Hall A Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, mulai 8 hingga 12 Juli 2026. Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menjelaskan bahwa partisipasi ini menegaskan posisi perseroan sebagai mitra strategis UMKM dalam menggenjot daya saing. Penguatan ekosistem bisnis dan akses pasar terintegrasi menjadi fokus utama dalam pameran tersebut.

“Batik bukan hanya identitas budaya bangsa, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang besar dan menjadi salah satu penggerak industri kreatif nasional. Karena itu, BNI terus menghadirkan berbagai inisiatif untuk mendukung UMKM batik agar mampu berkembang, memperluas jangkauan pasar, serta memanfaatkan transformasi digital sebagai pengungkit pertumbuhan usaha yang berkelanjutan,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.

Guna mempermudah proses transaksi selama pameran, BNI memfasilitasi para tenant dengan infrastruktur pembayaran non-tunai. Layanan yang disediakan meliputi mesin Electronic Data Capture (EDC) serta sistem QRIS BNI. Fasilitas pembayaran digital ini diharapkan mampu memberikan efisiensi transaksi baik bagi pengunjung maupun pemilik usaha. Selain infrastruktur, BNI juga menggulirkan berbagai program promosi khusus untuk menstimulus penggunaan kanal digital nasabah.

Sebanyak tiga UMKM binaan Program BNI Berbagi turut mendapatkan ruang promosi eksklusif di samping Booth Puro Pakualaman. Ketiga pelaku usaha tersebut adalah Kampoeng Laweyan, RB Wonogiri, dan RB Katingan. Kehadiran para binaan ini diproyeksikan dapat mendongkrak eksposur produk kriya dan batik unggulan di pasar yang lebih luas. Sinergi ini juga diarahkan untuk menciptakan ekosistem UMKM yang kokoh serta inklusif.

Okki menyebutkan bahwa langkah pemberdayaan ekonomi kerakyatan ini bertepatan dengan momentum delapan dekade usia perseroan. HUT ke-80 BNI sendiri mengusung tema besar “Swadharma Bhakti Nagara”. “Selama 80 tahun, BNI senantiasa tumbuh bersama Indonesia. Ke depan, kami akan terus memperkuat peran sebagai mitra finansial pilihan bagi UMKM melalui penyediaan solusi perbankan yang inovatif, perluasan akses pembiayaan, digitalisasi layanan, serta kolaborasi yang mampu menciptakan nilai tambah dan mendorong UMKM Indonesia semakin kompetitif, naik kelas, hingga mampu menembus pasar global,” kata Okki.

Operasional pelayanan ini berjalan di bawah koordinasi Danantara Indonesia sebagai bagian dari sinergi badan usaha milik negara. Kerja sama tersebut difokuskan pada penguatan sektor produktif berbasis kebudayaan lokal.

Melalui keterlibatan di Puspa Nuswantara 2026, BNI berkomitmen meningkatkan apresiasi publik terhadap warisan nusantara. Seluruh informasi terkait program promo pameran dapat diakses masyarakat melalui akun Instagram @bni46 atau situs resmi bni.id/puspa.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author