Wamendiktisaintek Jamin Keberlanjutan Sekolah Garuda Lewat Dana Abadi
Keberlanjutan SMA Unggul Garuda Baru serta program Sekolah Garuda Transformasi dipastikan akan terus berjalan di masa mendatang. Kelangsungan proyek tersebut dijamin melalui pemanfaatan dana abadi Sekolah Garuda. Kabar ini dilansir dari Detikcom melalui penjelasan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie.
Penegasan tersebut disampaikan dalam acara Orientasi Program SMA Unggul Garuda Transformasi dan Pembekalan Batch 1 Awardee Beasiswa Garuda Tahun 2026 di Grha Diktisaintek, Jakarta, Kamis (9/7/2026). "Jadi di cetak biru Sekolah Garuda pun kita sudah menghitung berapa dana abadi yang dibutuhkan agar dengan penggunaan 5,7% itu, penggunaan yang cukup konservatif, 5,7% per tahunnya dari dana abadi tersebut, dijamin operasional dari sekolah Garuda Baru dan program dari Sekolah Garuda Transformasi selamanya lewat dana abadi," ucapnya.
Pencairan dana abadi tersebut dijadwalkan mulai bergulir setelah tahun 2029. Alokasi ini disiapkan untuk menopang operasional Sekolah Garuda sebagai investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia di Indonesia.
"Kita sudah bangun tahun lalu, kita sudah menabung untuk dana abadi, dana abadinya tidak kita pakai sampai nanti 2029. Setelah 2029 kita bisa memakai dana abadi tersebut agar Sekolah Garuda terus berlangsung," ujarnya. Di sisi lain, data resmi Kementerian Keuangan melalui APBN 2025 menunjukkan bahwa pemerintah menyediakan anggaran sebesar Rp 2 triliun untuk operasional Sekolah Garuda. Angka tersebut setara dengan 0,27% dari keseluruhan anggaran pendidikan nasional.
Dari total anggaran tersebut, sebesar Rp 1 triliun dialokasikan khusus sebagai dana abadi sekolah unggul. Skema ini diterapkan demi menjaga keberlanjutan program dalam jangka panjang. Sekolah Garuda merupakan institusi pendidikan unggul berasrama yang masuk ke dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) bentukan Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan mempercepat transformasi pendidikan nasional demi menyiapkan generasi muda berskala global menuju Indonesia Emas 2045.