Inggris Hadapi Krisis Lini Belakang Jelang Lawan Norwegia

Share

Tim nasional Inggris menghadapi krisis lini pertahanan menjelang laga babak delapan besar Piala Dunia 2026 melawan Norwegia di Stadion Miami, Florida, Amerika Serikat, pada Sabtu (11/7/2026) atau Minggu (12/7/2026) dini hari WIB.

Kondisi ini menyusul kabar terbaru dari BBC yang menyebut bek tengah Marc Guehi diragukan tampil akibat cedera hamstring setelah sebelumnya sempat mengeluhkan masalah otot seusai laga kontra Meksiko.

Absennya Guehi memperparah lini belakang skuad asuhan Thomas Tuchel yang sudah dipastikan kehilangan Jarell Quansah akibat hukuman kartu merah, di tengah ancaman penyerang Norwegia, Erling Haaland.

Selain lini pertahanan, lini tengah The Three Lions juga terganggu setelah Declan Rice melewatkan dua sesi latihan beruntun karena masalah saraf yang berdampak pada hamstring dan punggung bawah.

Namun, Inggris mendapat sedikit angin segar karena bek kanan Reece James sudah mulai kembali berlatih secara penuh setelah sempat menderita cedera hamstring pada fase grup melawan Ghana.

Di kubu lawan, pelatih Norwegia Stale Solbakken mulai melancarkan perang urat syaraf dengan menyoroti bahwa dua pemain terbaik Inggris saat ini justru berkarier di luar kompetisi Liga Inggris.

"Saya tidak tahu apakah itu menguntungkan. Beberapa pemain jelas telah bermain melawan banyak pemain Inggris," kata Solbakken dinukil dari Reuters.

Solbakken kemudian merujuk pada sosok Harry Kane yang bermain di Jerman bersama Bayern Munchen serta Jude Bellingham yang menjadi pilar Real Madrid di Spanyol.

"Dua pemain Inggris terbaik mungkin tidak bermain di Liga Primer. Mereka bermain di Spanyol dan Jerman, jadi Anda juga bisa melihatnya dari sudut pandang itu," tambah Solbakken.

Norwegia saat ini sedang berada dalam tingkat kepercayaan diri yang tinggi setelah berhasil menyingkirkan Brasil pada babak 16 besar demi mencetak rekor baru lolos ke perempat final.

"Saya pikir [kemenangan atas Brasil] itu memberi kami lebih banyak kepercayaan diri, tetapi saya pikir, setiap pertandingan memiliki jalannya sendiri," ujar Solbakken.

Juru taktik berusia 58 tahun tersebut menegaskan bahwa timnya tidak akan bisa mengejutkan lawan karena setiap kontestan telah melakukan analisis mendalam.

"Saya rasa tidak ada tim lain yang kami temui sejauh ini di Piala Dunia ini yang meremehkan kami. Setiap tim melakukan analisis mereka, banyak analisis, jadi tidak ada rahasia. Itu juga berlaku untuk pertandingan ini," sambung Solbakken.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author