Bulu Mata Palsu Tersangkut di Telinga Wanita Ini Picu Sakit Kepala

Share

Keluhan sakit kepala atau migrain yang dibarengi nyeri telinga kerap menimbulkan kecemasan akan gangguan kesehatan berat. Namun, seorang wanita asal South Yorkshire, Inggris, bernama Megan Lindley, justru mendapati pemicu yang tidak diduga di dalam liang telinganya.

Dikutip dari Detik Health, persoalan ini berawal ketika Megan merasakan sakit telinga serta pusing ringan yang terus-menerus sejak Juli 2025. Ia juga merasa tidak nyaman dan mengalami sensasi ganjil setiap kali membersihkan area tersebut menggunakan kapas pembersih.

"Rasanya aneh, hampir seperti saya sedang menggosokkan sikat gigi di dalam telinga saya," kenang Megan, yang dikutip dari Newsweek.

Mengingat dirinya baru saja terdiagnosis mengidap dua penyakit autoimun, Megan sempat merasa takut. Ia mencurigai ada serangga yang masuk ke dalam saluran telinganya.

Lantaran didera rasa penasaran sekaligus cemas, Megan akhirnya memeriksa liang telinganya dengan alat kamera pembersih kotoran milik kekasihnya. Peranti berbentuk stik kecil itu terhubung dengan aplikasi ponsel pintar melalui jaringan Wi-Fi untuk menampilkan kondisi bagian dalam telinga.

Ketika kamera dimasukkan, Megan terkejut melihat penampakan untaian helai hitam misterius yang ukurannya terbilang besar.

"Awalnya, saat pertama kali melihatnya, saya langsung syok karena mengira itu adalah seekor laba-laba. Saya sangat takut dengan laba-laba," cerita Megan.

Setelah pengamatan lebih dekat, untaian hitam itu ternyata merupakan gumpalan bulu mata palsu yang terlepas. Benda asing tersebut berada di posisi yang sangat dalam dan menempel tepat di sebelah gendang telinga.

Proses Evakuasi

Megan memperkirakan bulu mata palsu jenis cluster yang ia kenakan copot sewaktu tidur, kemudian tidak sengaja terdorong ke dalam. Proses untuk mengeluarkan benda tersebut memerlukan waktu hingga 10 menit karena lokasinya yang sensitif dan melekat pada dinding dalam.

Sesaat setelah bulu mata palsu itu berhasil dikeluarkan, Megan mengaku sempat mengalami pusing meradang. Kondisi tersebut kemudian membaik hingga seluruh keluhan sakit kepala dan nyeri telinganya hilang sepenuhnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author