UNP Gelar Pendampingan Teknis Zona Integritas Hadapi Monev KemenPAN-RB
Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar kegiatan Pendampingan Teknis Zona Integritas di UNP Hotel and Convention pada Kamis, 9 Juli 2026. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kesiapan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) serta Fakultas Pariwisata dan Perhotelan (FPP) dalam menghadapi Monitoring dan Evaluasi (Monev) oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).
Dilansir dari situs resmi unp.ac.id, acara tersebut menghadirkan tiga auditor dari Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Mereka adalah Riem Raini selaku Auditor Ahli Utama, Wibowo Supriharjono selaku Auditor Ahli Madya, dan Yon Efriansyah selaku Auditor Ahli Pertama yang memberikan pembekalan mengenai pemenuhan indikator pembangunan Zona Integritas.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Hubungan Internasional UNP, Dr. rer. nat. Deski Beri, S.Si., M.Si., membuka secara resmi kegiatan ini untuk mewakili Rektor UNP. Ia menegaskan target universitas terkait perolehan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) maupun Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
"Pada tahun 2026, salah satu target kinerja Universitas Negeri Padang adalah jumlah fakultas atau sekolah yang berhasil memperoleh predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) maupun Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Dari enam fakultas yang diusulkan, dua fakultas yang menjadi target kinerja telah berhasil lolos pada tahap pertama," ujar Deski Beri.
Deski Beri menjelaskan bahwa pencapaian FBS dan FPP ini merupakan hasil kerja keras dari seluruh tim yang telah mempersiapkan berbagai dokumen dan eviden selama lebih dari enam bulan.
"Kami sangat berharap kepada Ibu dan Bapak dari Inspektorat Jenderal untuk memberikan pembinaan sehingga dua fakultas yang kami usulkan dapat memperoleh predikat WBK maupun WBBM. Kami menyadari proses ini tidak mudah, namun dengan pendampingan yang diberikan, kami optimistis kedua fakultas mampu melewati tahapan evaluasi dengan hasil terbaik," kata Deski Beri.
Pihak fakultas menyambut baik pelaksanaan pendampingan ini guna menyusun strategi yang tepat dalam menghadapi evaluasi lanjutan dari kementerian terkait.
"Kami berharap pendampingan ini dapat memperkuat pemahaman seluruh tim terkait indikator penilaian yang akan dilakukan Kementerian PAN-RB, sekaligus memberikan strategi yang tepat dalam menghadapi proses evaluasi. Kami juga berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kegiatan ini sebaik-baiknya untuk berdiskusi dan memperoleh masukan dari para narasumber," ujar Dekan Fakultas Pariwisata dan Perhotelan, Prof. Dra. Asmar Yulastri, M.Pd., Ph.D.
Apresiasi atas dedikasi seluruh tim yang terlibat juga disampaikan oleh pihak pengelola reformasi birokrasi internal universitas.
"Dua fakultas telah lolos penilaian awal dan akan memasuki penilaian Kementerian PAN-RB. Atas kerja keras seluruh tim selama ini, kami menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang sebesar-besarnya. Semoga Fakultas Pariwisata dan Perhotelan serta Fakultas Bahasa dan Seni dapat memperoleh hasil terbaik pada tahapan evaluasi berikutnya," ungkap Ketua Tim Reformasi Birokrasi dan Zona Integritas UNP, Prof.
Dr. Yasri, M.S.