Girona dan Elche Bermain Imbang 1-1 pada Babak Pertama
Pertandingan penentu di Stadion Montilivi antara Girona dan Elche berakhir dengan skor sementara 1-1 pada babak pertama hari Sabtu, 23 Mei 2026 pukul 21.30 waktu setempat.
Dilansir dari La Tercera, Elche unggul terlebih dahulu lewat tembakan bertenaga Álvaro Rodríguez pada menit ke-39 yang memutar arah di dalam kotak penalti.
Girona kemudian menyamakan kedudukan pada menit ke-48 setelah Arnau Martínez memanfaatkan bola pantul dari kiper Matías Dituro yang menghalau tendangan bebas.
Berdasarkan laporan EFE via infobae.com, Girona mengandalkan David López di lini belakang karena Alejandro Francés mengalami gangguan kebugaran seusai laga kontra Atlético Madrid.
Sementara itu, Elche kembali memainkan Buba Sangaré dan Aleix Febas sejak awal laga untuk menggantikan posisi Grady Diangana serta André Silva.
Hasil imbang pada paruh pertama ini membuat Elche berada di posisi aman, sedangkan Girona terancam turun ke kasta kedua karena tertinggal dua poin dari tim tamu.
Sebelum pertandingan krusial ini bergulir, pelatih Elche Eder Sarabia sempat menyampaikan pesan emosional yang ditujukan langsung kepada para pendukung setianya.
"Sentimos el respaldo de toda una afición y de toda una ciudad. Lo vamos a hacer por el Elche, por la ciudad y por entrar en la historia de este club" ujar Eder Sarabia, Pelatih Elche kepada Flashscore.
Sarabia memprediksi jalannya laga akan sangat menarik secara taktik karena Girona diperkirakan bakal tampil dominan demi mengamankan poin penuh di kandang.
"Es un partido para controlar absolutamente todos los detalles. Pero las sensaciones y las señales son muy positivas. Estamos con mucha ilusión y con mucho foco para la finalísima de mañana" kata Eder Sarabia, Pelatih Elche.
Pria berusia 45 tahun itu juga mengungkapkan isi pembicaraan bersama ayahnya mengenai prinsip utama yang tidak boleh ditawar dalam dunia sepak bola.
"Competir. Algo innegociable en el fútbol y que mañana va a ser completamente vital" kata Eder Sarabia, Pelatih Elche.
Dukungan besar dirasakan langsung oleh sang pelatih dari berbagai kalangan masyarakat di kota, mulai dari kalangan wanita tua hingga para remaja setempat.
"Me ha pasado muchas veces que señoras se me acercan para decirme lo ilusionadas que están. Que se enteran más de los resultados que sus maridos. La juventud está a muerte con la franja" kata Eder Sarabia, Pelatih Elche.
Di samping itu, Sarabia menceritakan dialog unik bersama anak perempuannya yang lahir di Andorra mengenai peran mereka dalam mendukung perjuangan tim.
"Mi hija es andorrana, pero ha vivido siempre aquí en Elche. Hoy me decía: 'Aita, tú eres el portero y yo soy el Elche'" kata Eder Sarabia, Pelatih Elche.
Menurut laporan RTVE, hasil akhir laga ini juga menentukan nasib tim lain seperti Osasuna, Levante, Alavés, dan Mallorca dalam persaingan menghindari zona degradasi.