Meta Nonaktifkan Kamera Kacamata Pintar Jika Lampu Indikator Sengaja Dirusak
Meta Platforms Inc. segera menonaktifkan fungsi kamera pada kacamata pintar besutan mereka jika mendeteksi lampu indikator perekaman atau capture light telah dimodifikasi atau dilepas secara fisik. Langkah tegas ini diterapkan melalui pembaruan perangkat lunak wajib yang mulai digulirkan kepada seluruh pengguna.
Kebijakan tersebut dirancang guna menutup celah keamanan yang memungkinkan kamera tetap aktif merekam meski lampu LED indikator telah dirusak, seperti dilansir dari Bloomberg Technoz pada Kamis (9/7/2026).
"Kami akan menonaktifkan kamera jika mendeteksi lampu LED telah dimodifikasi atau dirusak secara fisik," kata Meta, dikutip dari laporan PCMag, Kamis (9/7/2026).
Kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) milik Meta ini sebelumnya memicu kekhawatiran terkait aspek privasi. Perangkat tersebut berpotensi disalahgunakan untuk merekam orang lain tanpa izin karena dilengkapi lampu LED yang berfungsi sebagai penanda visual saat perekaman foto atau video berlangsung.
Pada perangkat Ray-Ban Meta generasi kedua, kamera sebenarnya otomatis berhenti bekerja saat lampu indikator tertutup. Namun, laporan terbaru dari seorang jurnalis mengungkapkan bahwa lampu LED itu dapat dilepas secara fisik oleh modder tanpa mengganggu fungsi kamera, sehingga rekaman rahasia tetap bisa dilakukan.
Antisipasi tambahan juga dilakukan Meta dengan menghapus konten di seluruh platform media sosial mereka yang mempromosikan atau mengiklankan jasa modifikasi lampu indikator tersebut. Perusahaan menegaskan tindakan tegas akan diambil bagi para pelanggar aturan.
"Pemblokiran akun dan langkah hukum dapat ditempuh apabila diperlukan," tulis Meta.
Langkah pembaruan sistem ini hadir beberapa minggu setelah Meta memperkenalkan lini kacamata pintar baru dengan harga mulai dari US$299. Produk anyar tersebut memperluas portofolio perangkat wearable Meta di luar kemitraan dengan seri Ray-Ban dan Oakley.
Seiring dengan perluasan ekosistem produk ini, Meta mulai mendorong konsumen untuk beralih ke layanan berlangganan Meta One Premium seharga US$20 per bulan. Strategi tersebut dilakukan dengan membatasi akses gratis fitur Conversational Focus menjadi hanya tiga jam setiap bulannya.