Harga Emas Antam Turun Menjadi Rp 2.633.000 Per Gram pada 9 Juli 2026

Share

Harga emas Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) mengalami penurunan pada perdagangan hari ini.

Seperti dilansir dari Bloomberg Technoz, emas Antam dibanderol Rp 2.633.000 per gram pada Kamis (9/7/2026). Nilai tersebut melemah sebesar Rp 8.000 jika dibandingkan dengan posisi kemarin.

Sementara itu, harga pembelian kembali atau buyback oleh Antam ditetapkan sebesar Rp 2.383.000 per gram. Angka ini berkurang Rp 10.000 dari hari sebelumnya.

Pelemahan ini dipengaruhi oleh koreksi yang terjadi pada harga emas dunia di pasar spot. Kemarin, harga emas global ditutup menyusut 0,72% ke level US$ 4.076,1 per troy ons.

Penurunan tersebut mencatatkan koreksi selama tiga hari berturut-turut. Sepanjang tiga hari perdagangan itu, nilai emas dunia sudah terpotong hingga 2,26%.

Dampak Konflik Geopolitik

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menjadi faktor penahan bagi pergerakan harga emas. Amerika Serikat (AS) dilaporkan meluncurkan serangan udara baru ke wilayah Iran.

Pusat Komando AS mengonfirmasi serangan tersebut bertujuan melumpuhkan kemampuan Iran dalam mengganggu aktivitas pelayaran di Selat Hormuz. Aksi militer ini terjadi beberapa jam setelah Presiden Donald Trump menyatakan bahwa gencatan senjata dengan Teheran telah berakhir.

Situasi ini memicu lonjakan pada komoditas energi. Kemarin, harga minyak jenis brent melejit 5,21% ke US$ 78,02 per barel dan masih menanjak hampir 1% pada pagi ini pukul 07:19 WIB.

Kenaikan harga minyak kembali memicu kekhawatiran terkait ancaman inflasi tinggi dalam perekonomian global. Kondisi ini berpotensi mendesak bank sentral di berbagai negara untuk mengetatkan kebijakan moneter lewat kenaikan suku bunga acuan.

Emas sendiri dikategorikan sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil atau non-yielding asset. Oleh karena itu, investasi pada emas dinilai menjadi kurang menguntungkan bagi pelaku pasar saat tren suku bunga mengalami kenaikan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author