Persib Bandung Siapkan Rute Konvoi Juara Lewati Tiga Lokasi Sejarah
Manajemen Persib Bandung mulai mematangkan rencana jalur selebrasi tim andai skuad Pangeran Biru berhasil mengunci gelar juara BRI Super League musim 2025/2026. Skema konvoi dirancang khusus melewati sejumlah kawasan bernilai historis tinggi di Kota Bandung pada Selasa (19/5/2026).
Perubahan jalur perayaan ini dikonfirmasi langsung oleh Direktur Olahraga Persib, Adhitia Putra Herawan, di Graha Persib. Jalur selebrasi kali ini merupakan skenario baru yang telah dipertimbangkan secara matang oleh pihak manajemen klub.
"Nggak dibalik. Beda rutenya. Jadi rutenya besok itu," ucap Adhitia Putra Herawan, saat ditemui awak media di Graha Persib, Selasa (19/5).
Pusat awal rombongan konvoi dipastikan akan mengambil titik start di Gedung Sate. Langkah tersebut diambil oleh manajemen untuk memberikan suasana baru bagi seluruh komponen tim Persib serta para bobotoh.
"Insya Allah kalau kita juara konvoinya kita mulai dari Gedung Sate. Berakhirnya di pendukung. Kalau sebelumnya kan dari Balai Kota ke Gedung Sate," tambahnya.
Adhitia Putra Herawan menjelaskan bahwa pemilihan rute baru ini juga mengusung misi edukasi warisan sejarah Kota Bandung. Terdapat tiga lokasi ikonik utama yang ditetapkan untuk dilewati oleh rombongan pemain.
"Nah kalau nanti dari gedung sate ke pendukung. Jadi tujuannya dulu kita mau mengenalkan tiga titik bersejarah kota Bandung," ungkapnya.
Ketiga lokasi yang akan dilintasi dinilai merepresentasikan identitas sepak bola sekaligus perjuangan masyarakat. Kawasan tersebut meliputi Patung Ajat di Lembang, titik nol Asia Afrika, dan Gedung Merdeka.
"Yang pertama itu patung sepak bola, Patung Ajat di Lembang. Yang kedua titik nol di Asia Afrika. Dan ketiga itu di Gedung Merdeka," jelasnya.
Manajemen Persib juga menyiapkan agenda khusus berupa prosesi simbolis pengangkatan trofi juara di salah satu titik ikonik tersebut. Agenda sakral ini direncanakan berlangsung di atas Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di area Gedung Merdeka.
"Nanti insya Allah ada prosesnya angkat pialanya itu di JPO di gedung Merdeka," paparnya.
Kawasan Asia Afrika sengaja dipilih karena memuat nilai filosofis mendalam demi menghidupkan atmosfer perayaan yang berbeda. Melalui laporan Kompas.tv, rute internasional ini juga disisipi harapan agar Persib mampu melangkah lebih jauh di kompetisi antarklub Asia musim depan.
"Nah kita juga pengen ngenalin itu kan area bersejarah kota Bandung. Dan harapannya karena itu akan melewati jalur Asia Afrika," tambahnya.
Kompetisi antarklub tingkat Asia menjadi target jangka panjang yang ingin dicapai oleh manajemen melalui momentum juara ini.
"Mudah-mudahan insya Allah musim depan kita berpresisi lebih jauh di Asia. Doanya seperti itu," pungkas dia.