Umat Hindu Mesuji Gelar Doa Bersama di Lokasi Penyembelihan Tapir
Sejumlah umat Hindu Bali melaksanakan aksi doa bersama di lokasi penyembelihan seekor tapir yang sempat viral di kawasan Register 45, Kabupaten Mesuji, Lampung. Ritual tersebut digelar sebagai ungkapan penyesalan dan permohonan maaf atas kematian satwa yang dilindungi undang-undang tersebut. Aksi religius ini terdokumentasi dalam sebuah rekaman video berdurasi 3 menit 11 detik yang disebarkan melalui akun Facebook milik Made Kastiawan pada Selasa (7/7).
Berdasarkan video tersebut, puluhan warga tampak khusyuk memanjatkan doa di area penyembelihan yang saat ini masih dipasangi garis polisi, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Ritual ini dipimpin oleh warga setempat untuk memohon pengampunan atas tindakan pembunuhan hewan langka tersebut. Melalui kegiatan ini, warga juga berharap ada peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian fauna yang terancam punah.
"Kami memohon maaf kepada Tuhan atas kesalahan yang dilakukan saudara-saudara kami sehingga mengakibatkan berkurangnya hewan langka tapir ini," kata Made Kastiawan, warga setempat, dikutip dari unggahannya.
Kegiatan peribadatan tersebut sekaligus dimanfaatkan sebagai momentum untuk mengedukasi warga sekitar agar tidak mengulangi perburuan liar. Upaya ini dilakukan demi mencegah terjadinya sanksi hukum pidana di masa mendatang bagi masyarakat setempat. "Kami ingin masyarakat lebih memahami bagaimana memperlakukan hewan langka yang dilindungi. Jangan sampai ada lagi perbuatan yang membuat populasinya berkurang dan berujung pada ancaman pidana," ujar Made Kastiawan.