Inggris Hadapi Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Share

Tim nasional Inggris akan menghadapi Norwegia pada laga perempat final Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Miami, Amerika Serikat, pada Minggu (12/7/2026). Pertandingan krusial ini menarik perhatian besar, tidak hanya karena persaingan ketat di lapangan, tetapi juga karena perang komentar diplomatik antara pemimpin negara tersebut.

Perdana Menteri Norwegia, Jonas Gahr Store, mengunggah video dirinya memamerkan seragam timnas Norwegia saat bertemu dengan Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, dalam sidang kejuaraan NATO.

"Kami siap untuk perempat final Piala Dunia! Inggris belajar untuk tenang ketika saya bertemu Perdana Menteri Starmer selama sidang kejuaraan NATO hari ini. Saya akan mendukung kemenangan Norwegia pada hari Sabtu!" ujar Jonas Gahr Store, Perdana Menteri Norwegia.

Dalam video tersebut, Store juga menyinggung sejarah pertemuan kedua negara yang terjadi 45 tahun lalu.

"Kamu tahu, 45 tahun lalu, Perdana Menteri, Norwegia bermain melawan Inggris di kualifikasi (Piala Dunia) dan kami menang. Dan komentator radio bilang 'Maggie Thatcher, bisakah kau mendengar ku? Bocah-bocahmu menerima pukulan yang sangat keras'" ujar Jonas Gahr Store.

Starmer kemudian memberikan tanggapan balik dengan menyinggung catatan sejarah Inggris saat menjuarai Piala Dunia 1966.

"Ya, tapi kamu lupakan ialah Inggris hanya memenangkan Piala Dunia di bawah pemerintahan Partai Buruh, 1966. Jadi sekarang waktunya kami," ujar Keir Starmer, Perdana Menteri Inggris.

Di sisi lain, pemain timnas Inggris, Marc Guéhi, menanggapi prospek laga yang akan mempertemukannya dengan rekan setimnya di Manchester City, Erling Haaland.

"Ini akan menyenangkan!" ujar Marc Guéhi.

Guéhi menegaskan bahwa Haaland akan menjadi lawan yang tangguh di lapangan.

"Ini akan menyenangkan, dan saya tahu dia (Haaland) akan siap menghadapinya." ujar Marc Guéhi.

Pemain tersebut mengakui bahwa pertandingan ini akan menjadi ujian yang berat bagi skuad Inggris.

"Ini akan menjadi tantangan – akan menyenangkan melihat beberapa wajah yang familiar, dan kami akan mencoba melakukan yang terbaik dan mencoba meraih kemenangan." ujar Marc Guéhi.

Rekan setim Guéhi, Nico O’Reilly, turut menyatakan kesiapan skuad Inggris untuk menghadapi laga mendatang.

"Masuk ke perempat final itu istimewa, sangat istimewa dan perasaan yang luar biasa, tetapi kami belum punya waktu untuk merayakannya," ujar Nico O’Reilly.

O'Reilly menekankan bahwa tantangan di fase ini akan semakin berat bagi timnya.

"Kami masih memiliki pertandingan sulit lainnya dan jelas masih ada beberapa pertandingan lagi yang bisa dimainkan untuk memperebutkan delapan tempat teratas, tetapi setiap tim akan tangguh, dan kami harus siap." ujar Nico O’Reilly.

Ia juga mengenang laga dramatis melawan Meksiko di babak 16 besar.

"Pertandingan melawan Meksiko adalah pertandingan paling gila yang pernah saya mainkan." ujar Nico O’Reilly.

Atmosfer di stadion Azteca memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi para pemain.

"Di Azteca, para penggemar sangat gila, tetapi kami berhasil melewatinya dan sekarang kami berada di perempat final." ujar Nico O’Reilly.

O'Reilly berharap penampilan mereka dapat memberikan inspirasi bagi generasi muda.

"Jelas mereka semua mengagumi kami, dan kami ingin memberikan contoh yang baik dan membuat negara bangga," ujar Nico O’Reilly.

Motivasi tim adalah untuk membalas dukungan yang diberikan oleh para suporter.

"Saya pikir itu adalah hal yang paling penting, hanya untuk menunjukkan kembali cinta kepada semua orang yang menunjukkan cinta kepada kami." ujar Nico O’Reilly.

Mereka bertekad untuk tampil maksimal di atas lapangan untuk meraih hasil positif.

"Cara kami melakukannya adalah dengan tampil dan meraih kemenangan di lapangan." ujar Nico O’Reilly.

Sementara itu, Marc Guéhi mengakui bahwa dukungan suporter sangat memberikan dampak emosional bagi para pemain.

"[Kemenangan di Meksiko] adalah momen yang luar biasa bagi semua orang di stadion, dan semua orang yang menonton di rumah," ujar Marc Guéhi.

Dukungan tersebut dirasakan langsung oleh skuad Inggris, baik dari mereka yang hadir di stadion maupun yang menyaksikan dari jarak jauh.

"Itu sangat emosional dan kami benar-benar merasakannya [dukungan dari Inggris] dan dari semua penggemar yang melakukan perjalanan ke sana." ujar Marc Guéhi.

Guéhi pun menyampaikan apresiasi mendalam kepada para suporter yang tetap terjaga demi menyaksikan pertandingan timnas.

"Dan kepada semua orang yang begadang hingga larut malam, terima kasih banyak – kami sangat menghargainya." ujar Marc Guéhi.

Menghadapi ketajaman Erling Haaland, Guéhi menyadari bahwa tidak ada cara mutlak untuk menghentikan sang striker.

"Sederhananya, jawabannya adalah Anda tidak bisa," ujar Marc Guéhi.

Meski begitu, ia memaparkan strategi taktis yang akan diterapkan oleh Inggris untuk membatasi pergerakan Haaland.

"Pendekatan yang paling berhasil dan praktis adalah dengan memutus aliran bola kepadanya serta membatasi penguasaan bola dan ruang geraknya," ujar Marc Guéhi.

Dengan taktik tersebut, diharapkan Haaland akan kesulitan untuk menciptakan peluang.

"Sehingga [dengan taktik itu] memaksa dia mundur lebih jauh ke area di mana peluangnya [untuk mencetak gol] menjadi terbatas." ujar Marc Guéhi.

Persiapan Inggris juga melibatkan kehadiran Ed Sheeran yang memberikan dukungan moral bagi skuad.

"Pada tahun 2021, Harry mengajak saya ke kamp pelatihan dan kemudian saya bertemu dengan semua orang, dan sejak itu saya selalu hadir di setiap kamp. Rasanya luar biasa, ini menjadi tradisi kecil yang menyenangkan. Sejak pertama kali saya tampil untuk para pemain pada tahun 2021, kami telah menjalin ikatan, jadi mereka tidak pernah menjadi penonton yang sulit." ujar Ed Sheeran.

Sheeran memberikan prediksi optimis mengenai peluang Inggris di Piala Dunia kali ini.

"Saya pikir finalnya akan mempertemukan Inggris dan Prancis. Menurut saya, ketika sudah sampai di final, siapa pun bisa menang, dan saya yakin kami lah yang akan menang." ujar Ed Sheeran.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author