Empat Tim Berebut Tiket Final Euro U-19 2026 di Wales

Share

Empat tim nasional bersiap memperebutkan tiket final dalam babak semifinal Kejuaraan Eropa U-19 UEFA 2026 yang berlangsung pada Rabu, 8 Juli 2026, di Wales.

Pertandingan pertama mempertemukan Spanyol melawan Kroasia di Denbigh, disusul laga Ukraina menghadapi Jerman di Wrexham, di mana seluruh tim hanya terpaut satu kemenangan menuju partai puncak.

Spanyol melaju ke semifinal setelah memenangi seluruh 12 pertandingan sepanjang tahun 2026 dan mencetak 14 gol tanpa kebobolan selama fase grup, menurut data dari uefa.com dan dailysports.net.

Pelatih kepala Spanyol U-19, Paco Gallardo, menyatakan bahwa target awal timnya telah tercapai namun perjuangan mereka belum selesai sepenuhnya di turnamen ini.

"The group stage is behind us now. We’ve achieved our first objective, but we’ve won nothing yet", kata Paco Gallardo, Pelatih Spanyol U-19.

Gallardo menambahkan bahwa ia sangat puas dengan performa anak asuhnya dalam tiga pertandingan sebelumnya, tetapi kini fokus harus dialihkan sepenuhnya untuk menghadapi babak gugur.

"I’m very happy with the three games we’ve played, but now [the group stage] is over. We need to play the semi-finals. We’ve not won anything yet, only the three matches.

I’m very happy with the team and how we’ve performed, so we need to continue. We will try to win our semi-final and go to the final." ujar Paco Gallardo, Pelatih Spanyol U-19.

Di kubu lawan, Kroasia berhasil menembus semifinal kedua mereka sepanjang sejarah kompetisi ini setelah bangkit dari kekalahan 1-3 melawan Ukraina dan mengalahkan Serbia 3-0 di laga penentu grup.

Gelandang Kroasia, Lovro Chelfi, mengungkapkan rasa tidak percaya dan kebanggaannya atas keberhasilan dramatis yang diraih oleh timnya tersebut.

"We’ll give everything to try and win the tournament. “The feeling is fantastic, I can’t believe it! Our goalkeeper said ‘miracles are possible’ and we made it happen. We scored that goal quickly and played a great game, I’m so proud of the boys." kata Lovro Chelfi, Gelandang Kroasia U-19.

Keberhasilan ini memicu emosi besar bagi seluruh tim, mengingat Kroasia terakhir kali mencapai babak semifinal kompetisi ini pada tahun 2010 silam.

"I think this is a great success for our players, a great success for the entire staff, directors, all the people around us and our country. The emotions are too much. We kept on believing after the first game [a 3-1 defeat vs Ukraine]. Maybe there is no better scenario than this." kata Siniša Orešcanin, Pelatih Kepala Kroasia U-19.

Sementara itu, pertandingan lain mempertemukan Ukraina, juara tahun 2009, dengan Jerman yang merupakan pemilik dua gelar juara dan terakhir kali mengangkat trofi pada tahun 2014.

Ukraina lolos dengan rekor sempurna di Grup B, sedangkan Jerman melaju meski sempat menelan kekalahan telak 0-4 dari Spanyol di fase grup.

Antisipasi taktik yang berat telah dipersiapkan oleh tim Ukraina demi meredam agresivitas serangan Jerman yang dikenal sangat berbahaya.

"We’ll have to defend well, stay together and be prepared to suffer when we don’t have the ball," kata Dmytro Mikhailenko, Pelatih Kepala Ukraina U-19.

Pemenang dari kedua pertandingan semifinal ini akan bertemu di babak final yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 11 Juli 2026.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author