Swiss Tekuk Kolombia, Granit Xhaka Puji Generasi Emas Timnas
Tim nasional Swiss berhasil mengamankan tiket ke babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Kolombia lewat adu penalti di fase 16 besar. Keberhasilan ini memicu pujian dari kapten tim, Granit Xhaka, yang menyebut skuad saat ini sebagai generasi spesial yang dinantikan sekian lama.
Dilansir dari laman resmi FIFA pada Rabu (8/7), Xhaka menyatakan bahwa Swiss harus melewati penantian panjang untuk bisa memiliki komposisi pemain berkualitas seperti sekarang. Pemain profesional asal klub Sunderland tersebut berharap regenerasi pemain hebat di masa depan dapat berjalan lebih cepat.
Perpaduan antara pemain senior dan junior menjadi salah satu kunci kesuksesan Swiss dalam mencetak sejarah baru di turnamen sepak bola terakbar ini.
"Kami, para pemain yang lebih berpengalaman, terus didorong oleh pemain-pemain yang lebih muda, dan pada saat yang sama, kami harus memberikan contoh nyata setiap hari serta di setiap pertandingan," ungkap Granit Xhaka, Kapten Timnas Swiss.
Kemenangan atas Kolombia sekaligus mengakhiri penantian panjang Swiss selama 72 tahun untuk kembali menembus babak perempat final Piala Dunia. Kedua tim sebelumnya bermain imbang tanpa gol sepanjang 120 menit, sebelum akhirnya Swiss mengunci kemenangan dengan skor 4-3 dalam babak adu penalti.
Xhaka menegaskan komitmen para pemain senior untuk terus mentransfer pengalaman kepada pilar muda guna membangun mentalitas juara di kompetisi ini.
"Mulai dari staf pelatih hingga pemain terakhir, kita semua bisa bangga atas pencapaian kita," pungkas Granit Xhaka, Kapten Timnas Swiss.
Pada pertandingan babak perempat final Piala Dunia 2026 selanjutnya, Swiss dijadwalkan menantang juara bertahan Argentina. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Arrowhead, Kansas, pada Minggu (12/7) pukul 08.00 WIB.