TNI Jaga Ketat Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah
Rumah kediaman Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mendapatkan penjagaan ketat dari sejumlah personel TNI pada Rabu (8/7/2026) malam. Berdasarkan laporan pemantauan Okezone di lokasi, para personel TNI bersiaga dan berjaga di depan pintu gerbang serta di dalam area pekarangan rumah, sementara sebagian lainnya tampak duduk di sekitar kediaman. Otoritas terkait belum memberikan pernyataan resmi mengenai alasan pengamanan ketat di rumah Febrie Adriansyah tersebut, namun situasi ini berlangsung bersamaan dengan langkah hukum di tempat lain.
Pada hari yang sama, Tim Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menggelar penggeledahan di Kafe de’Clan dan Point Money Changer di kawasan Jakarta Selatan.
Operasi gabungan ini menyasar dugaan tindak pidana korupsi serta pencucian uang terkait pengadaan batu bara untuk sejumlah PLTU periode 2018–2026, kasus Asabri tahun 2020–2025, dan dugaan korupsi penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI tahun 2020–2025. "Betul (ditemukan brankas)," kata Kakortas Tipikor Irjen Totok Suharyanto saat dikonfirmasi mengenai penemuan sebuah brankas berukuran besar di balik etalase Kafe de’Clan.
Penemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pengumpulan alat bukti yang dilakukan tim penyidik gabungan di beberapa lokasi terpisah. "Di antaranya salah satu proses penyidikan, kita saat ini melaksanakan penggeledahan di beberapa tempat," ujar Totok di lokasi penggeledahan.
Sementara itu, pihak kepolisian menjelaskan bahwa investigasi bersama ini bergerak berdasarkan dua laporan polisi yang mencakup dugaan korupsi, pencucian uang, dan tindakan penyuapan oleh penyelenggara negara. "Langkah-langkah yang kami lakukan pada hari ini, kami melakukan upaya di dalam pemenuhan alat bukti di kira-kira delapan lokasi yang kami lakukan penggeledahan. Yang mana di hadapan rekan-rekan hari ini kami melakukan di dua titik, yaitu Kafe de'Clan dan juga Point Money Changer," ujar Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Victor Dean Macbon.