Penyaluran TKD Semester I-2026 Tembus Rp357,4 Triliun
Kementerian Keuangan mencatat penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) sepanjang semester I-2026 telah menembus Rp357,4 triliun atau mencapai 51,6 persen dari pagu APBN sebesar Rp693 triliun. Capaian realisasi anggaran daerah ini tercatat sebagai yang tertinggi dalam lima tahun terakhir, seperti dilansir dari Bloombergtechnoz pada Selasa (7/7/2026).
Tingginya penyerapan anggaran tersebut dipengaruhi oleh kinerja pemerintah daerah dalam merealisasikan target, serta ditopang oleh penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), hingga dana desa. Pemerintah pusat pun memastikan proses transfer berjalan lebih cepat dari jadwal semula.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmennya untuk mengawal proses penyaluran anggaran daerah ini agar terus berjalan optimal hingga akhir tahun.
"Perlu kami sampaikan bahwa realisasi TKD yang tinggi di semester 1 tahun 2026 ditentukan oleh andil kinerja pemerintahan daerah dalam menyerap anggaran dan merealisasikan target tersebut," kata Purbaya dalam rapat bersama Badan Anggaran DPR RI pada Selasa (7/7/2026).
Pemerintah juga mengusulkan penyesuaian pagu TKD pada APBN 2026 dengan penambahan sebesar Rp13,3 triliun, sehingga total pagu anggaran membengkak menjadi Rp706,3 triliun.
"Terdapat kenaikan pagu TKD sebesar Rp13,3 triliun dari pagu APBN sebesar Rp693 triliun naik jadinya menjadi Rp706,3 triliun ini termasuk tambahan untuk penanganan bencana Sumatera dan tambahan dana otonomi khusus Papua," kata Purbaya.
Secara keseluruhan, target belanja negara hingga akhir tahun 2026 diproyeksikan mencapai Rp3.942,4 triliun atau 102,6 persen dari pagu awal. Angka tersebut mencakup belanja kementerian/lembaga sebesar Rp1.630 triliun, belanja non-K/L sebesar Rp1.615 triliun, serta alokasi TKD sebesar Rp696,9 triliun.