Pemprov Banten Usulkan Pelebaran Jalan Menuju Banten International Stadium
Pemerintah Provinsi Banten mengusulkan pelebaran akses Jalan Jaksa Agung R Soeprapto menuju Banten International Stadium kepada Kementerian Pekerjaan Umum, Rabu (8/7/2026). Alokasi anggaran sebesar Rp180 miliar disiapkan untuk membiayai pembebasan lahan di jalur strategis tersebut, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Gubernur Banten Andra Soni menjelaskan bahwa ruas jalan nasional sepanjang 9,4 kilometer ini merupakan akses utama menuju kawasan Sport Center Banten. Pada tahap awal, pemprov mengusulkan pelebaran sepanjang 3,5 kilometer dari Simpang Palima hingga Pasar Baros untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang saat ini masih berupa dua lajur dua arah.
"Kami juga mengusulkan pelebaran ruas Jalan Jaksa Agung R Soeprapto dari Simpang Palima sampai Pasar Baros. Ruas ini menjadi akses menuju Banten International Stadium sehingga perlu ditingkatkan kapasitasnya sebagai bagian dari kesiapan Banten menyambut PON XXIII Tahun 2032," kata Andra Soni kepada wartawan, Rabu (8/7/2026).
Perencanaan teknis mengenai proyek ini telah disusun oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Banten. Jalur ini juga dinilai krusial karena menghubungkan wilayah Banten selatan dengan Banten utara.
"Ruas Palima-Baros merupakan jalan nasional yang menjadi salah satu jalur distribusi penting dari wilayah Banten selatan menuju Banten utara. Kami berharap prosesnya dapat segera berjalan sehingga pelebaran bisa direalisasikan secara bertahap," ujar Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten Arlan Marzan.
Pemerintah daerah setempat berkomitmen mempercepat pembangunan infrastruktur ini melalui skema berbagi anggaran dengan pemerintah pusat. Dana stimulan telah dialokasikan demi kelancaran proses penetapan lokasi.
"Dari estimasi kebutuhan pengadaan lahan sekitar Rp 180 miIiar, Pemprov Banten telah menyiapkan dukungan sebesar Rp 50 miliar sebagai bentuk komitmen mempercepat pembangunan infrastruktur strategis tersebut," ucap Arlan.
"Sisanya (Rp 130 miliar) dari pemerintah pusat," imbuh Arlan.